BLT Dana Desa Cair Rp18,3 Triliun

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 19 Oktober 2020 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 19 320 2296100 blt-dana-desa-cair-rp18-3-triliun-mOljww5EdE.jpg BLT (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mencatat realisasi penyerapan dana desa hingga 18 Oktober 2020 mencapai Rp32,7 triliun.

Serapan anggaran itu dari total pagu anggaran kementerian sebasar Rp71,1 triliun yang termaktub dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020.

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar mengatakan, serapan anggaran tersebut disalurkan kepada empat sektor utama dari program Kemendes.

Baca Juga: Cara dan Syarat Dapat BLT UMKM Rp2,4 Juta 

Keempat program tersebut adalah program Desa Tanggap Covid-19 sebesar Rp3,1 triliun, Padat Karya Tunai Desa senilai Rp8,2 triliun, Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa sebesar Rp17,3 triliun, serta pembangunan infrastruktur lainnya seniali Rp3,9 triliun.

“Penggunaan dana desa per 18 Oktober 2020, di antaranya dana desa yang digunakan untuk Desa Tanggap Covid-19 sebesar Rp3,1 triliun, untuk Padat Karya Tunai Desa naik terus sekarang mencapai Rp 8,2 triliun, pembangunan infrastruktur lainnya mencapai Rp3,9 triliun, dan BLT Dana Desa sampai dengan 18 0ktober 2020 mencapai Rp17,3 triliun. Sehingga total dana desa yang sudah digunakan sebanyak Rp32,7 triliun” ujar Abdul Halim dalam konferensi pers secara virtual, Jakarta (19/10/2020).

Dengan begitu, masih tersisah anggaran Kemendes PDTT sebanyak Rp38,4 triliun. Abdul Halim menyebut, sisa anggaran itu akan diserap secara keseluruhan hingga Desember tahun ini.

 

Di mana, Mendes PDTT memprioritaskan serapan anggaran bagi program BLT Dana Desa yang ditargetkan mampu terserap sebesar Rp11,09 triliun hingga Desember 2020 serta, program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) senilai Rp27,3 triliun.

“Sisa dana Rp38,4 triliun itu sudah disiapkan kegunaannya dan akan terserap sebesar Rp11,0 triliun untuk BLT Dana Desa sampai Desember 2020 ini. Dan PKTD sampai Desember 2020 sebanyak Rp27,3 triliun” katanya.

Pihak Kemendes PDTT juga akan menggunakan sisa anggaran tersebut untuk dialokasikan atau dimanfaatkan untuk antisipasi dan penanganan bencana angin, hujan, banjir dan tanah longsor dengan tetap memperhatikan penggunaan dan desa melalu keputusan musyawarah desa.

“Hari ini proyeksi dana desa yang masih bisa digunakan itu ada Rp27,3 triliun. Dana inilah yang perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin, Itu digunakan pra bencana, saat bencana, tanggap darurat, dan pasca bencana,” ujar dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini