Ekonomi Menurun Banyak Masyarakat Kesulitan Beli Makan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 19 Oktober 2020 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 19 622 2295810 ekonomi-menurun-banyak-masyarakat-kesulitan-beli-makan-PEtrgPOHJv.jpeg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia telah merilis hasil survei nasional bertajuk Mitigasi Dampak Covid-19: Tarik Menarik antara Kepentingan Ekonomi dan Kesehatan. Adapun dalam survei ini menunjukkan 66,6% masyarakat menyatakan pendapatannya rumah tangganya menurun rumah akibat kebijakan pandemi Covid-19. Kesulitan terbesar yang dialami masyarakat akibat menurunnya pendapatan yakni, memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Sementara, 12,3% responden mengaku kesulitan membiayai sekolah anaknya. Sebanyak 11,5%.

Baca Juga: Sering Dinyinyirin, Sri Mulyani: Faktanya Utang RI Lebih Sehat Dibanding China

"Kesulitan terberat akibat penurunan pendapatan paling tinggi adalah, makan sehari-hari. Saya terus terang ketika mendapat data ini cukup terenyuh karena ini bukan angka kecil. Ini memperlihatkan kondisi ekonomi yang memburuk sejak tahun 2004," ujar Burhanuddin dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (19/10/2020).

Dia mencatat persepsi masyarakat terkait ekonomi nasional memburuk mengalami penurunan dari bulan Mei dan bulan Juli. Periode Mei, sebanyak 81% responden menilai ekonomi nasional buruk.

 

"Persepsi ekonomi nasional memburuk turun sebanyak 69,2%," bebernya.

Sebagai informasi, dalam survei ini, jumlah responden yang dihimpun sebanyak 1.200 orang via telepon. Metode yang digunakan adalah simple random sampling dengan margin of eror kurang lebih 2,9%.Survei dilakukan dalam rentang antara periode 24 sampai dengan 30 September 2020. (kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini