Tak Disangka, RI Punya 'Harta Karun' Sektor Pangan

Ferdi Rantung, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 320 2296747 tak-disangka-ri-punya-harta-karun-sektor-pangan-D8DfHZykjo.jpg Budi Waseso (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan sagu merupakan suatu produk pangan yang kurang diolah dengan baik. Padahal, menurutnya, sagu bisa menjadi salah satu sumber kekuatan pangan Indonesia selain beras.

"Ada 5,5 juta hektar lahan sagu yang dikelola hanya baru 5%. Jika ini bisa dikelola 10% saja atau 15%, maka sumber pangan kita selain beras punya tambahan yang luar biasa," Katanya dalam konferensi pers Pekan Sagu Nusantara (PSN) secara virtual, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga: Jokowi Kucurkan Rp5,1 Triliun demi Bansos Beras 15 Kg

Dia menyampaikan, sagu merupakan sebuah kekuatan untuk mengarah pada kedaulatan pangan. Untuk itu pihaknya sudah berkerja sama dengan beberapa kementerian, akademisi dan pihak swasta agar mengembangkan sagu. 

"Salah satu yang dikembangkan adalah pembuatan mie dari sagu," ungkapnya.

Dia menambahkan, sagu juga memiliki potensi ekonomi yang besar jika dikembangkan. Sagu bisa diekspor dan juga memenuhi industri pangan nasional.

"Jadi bukan hanya untuk makan dalam negeri saja, Ini ada orientasi ekspor, karena banyak negara lain yang butuh sagu sebagai bahan baku. Sagu ini bisa diolah jadi kue makanya ini sangat berpotensi untuk industri pangan nasional," tandasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini