Rosan mengatakan, tahun ini ekonomi Indonesia diprediksi masih akan kembali mengalami minus 0,6% hingga 1,7%. Namun diharapkan pada tahun depan ekonomi sudah kembali tumbuh lagi.
“Seperti kita ketahui bersama juga berdasarkan data Kementerian Keuangan, perekonomian Indonesia pada akhir tahun ini akan mengalami kontraksi antara minus 0,6% sampai minus 1,7%. Tentunya ini akan berdampak terhadap banyak hal,” jelasnya.
Baca Juga: Indonesia Resesi, Pengangguran dan Orang Miskin Bakal Makin Banyak
Apalagi saat ini pemerintah sedang mengembangkan vaksin untuk disuntikan kepada masyarakat. Sehingga diharapkan vaksin bisa mengurangi faktor ketidakpastian di tahun depan.
“Kita harapkan pada tahun mendatang yang mana Insya Allah vaksin juga sudah ditemukan akan mengurangi faktor dari ketidakpastian yang selama ini yang selama ini sudah berjalan akibat covid-19,” jelasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.