Pandemi Covid-19 Tidak Kurangi Semangat Pengusaha

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 19:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 320 2297385 pandemi-covid-19-tidak-kurangi-semangat-pengusaha-rBVfmp8rvt.jpg Pandemi Tetap Bikin Pengusaha Semangat untuk Bangkitkan Ekonomi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai pandemi virus corona menyebabkan tekanan yang begitu besar baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Meskipun begitu, pengusaha meyakini bahwa pandemi bukan alasan untuk berdiam diri dan menyerah pada keadaan.

Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani mengatakan, optimisme harus tetap dibangun untuk bisa keluar dari tekanan pandemi. Harus mulai ditanamkan jika pandemi suatu saat ini pasti akan berakhir.

Baca Juga: Indonesia Resesi, Kemiskinan hingga Pengangguran Melonjak

“Pandemi saat ini kita masih mengalami tekanan akibat Covid-19 baik dari segi kesehatan maupun perekonomian. Tetapi tentunya tidak akan mengurangi semangat kita. Sifat optimisme kita dalam rangka menghadapi Covid-19 karena kita mengetahui secara pasti Insya Allah Covid-19 ini suatu saat akan berakhir,” ujarnya dalam acara outlook 2021 secara virtual, Rabu (21/10/2020).

Rosan mengatakan, tahun ini ekonomi Indonesia diprediksi masih akan kembali mengalami minus 0,6% hingga 1,7%. Namun diharapkan pada tahun depan ekonomi sudah kembali tumbuh lagi.

“Seperti kita ketahui bersama juga berdasarkan data Kementerian Keuangan, perekonomian Indonesia pada akhir tahun ini akan mengalami kontraksi antara minus 0,6% sampai minus 1,7%. Tentunya ini akan berdampak terhadap banyak hal,” jelasnya.

Baca Juga: Indonesia Resesi, Pengangguran dan Orang Miskin Bakal Makin Banyak

Apalagi saat ini pemerintah sedang mengembangkan vaksin untuk disuntikan kepada masyarakat. Sehingga diharapkan vaksin bisa mengurangi faktor ketidakpastian di tahun depan.

“Kita harapkan pada tahun mendatang yang mana Insya Allah vaksin juga sudah ditemukan akan mengurangi faktor dari ketidakpastian yang selama ini yang selama ini sudah berjalan akibat covid-19,” jelasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini