Dia menjelaskan ihwal keuntungan lainnya dengan cara menanam investasi di reksadana. Misalnya, memilih untuk menabung dengan membuka rekening deposito pun bunganya masih kalah besar dengan produk tersebut.
Sebagai informasi, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.
"Karena kalau di deposito atau di tabungan konvensional hanya jadi singular investor, tapi kalau di reksadana itu sebuah wadah yang dikelola oleh manajer investasi yang memang dipercaya dan sudah terdatar dan diawasi oleh OJK. Reksadana bisa sekitar 5% dan bisa diambil dalam waktu manapun. Yang paling keren bertumbuh setiap hari naik dananya. jadi kalau di total per tahun itu sekitar 5%," ujarnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.