UMP 2021 Tak Naik, Pikir 2 Kali jika Mau Ngutang

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 16:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 622 2297322 ump-2021-tak-naik-pikir-2-kali-jika-mau-ngutang-7dQhja7QL9.jpg Tips Mengelola Gaji Saat UMP 2021 Tidak Naik. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Upah Minimum Provinsi (UMP) 2021 tidak mengalami kenaikan. Besaran gaji bulanan pun tetap sama seperti tahun ini.

Dengan demikian, pekerja atau buruh yang akan mengajukan utang saat ini, bukan solusi terbaik. Karena nanti dikhawatirkan tak akan memiliki tabungan, dan uang yang ada hanya habis untuk menutupi utang bulanan.

Baca Juga: Ngotot UMP 2021 Naik 8% Dikabulkan, Buruh Ingatkan soal Demo

Perencana Keuangan dari OneShildt Financial Planning Agustina Fitria menyebut, bila hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sebaiknya tidak dengan berutang. Solusi terbaik adalah melakukan penghematan dalam pengeluaran bulanan.

"Sebaiknya tidak dengan berutang," kata Agustina saat dihubungi Okezone, Rabu (21/10/2020).

Menurut dia, bila nantinya memang harus melakukan utang, baiknya dana tersebut digunakan untuk kebutuhan yang produktif seperti modal usaha. Namun, tetap harus memperhitungkan kemampuan kantong.

"Apakah untuk konsumsi atau produktif (modal usaha). Harus cek juga apakah mampu membayar cicilan. Batas maksimal 35% dari penghasilan digunakan untuk membayar cicilan," ujarnya.

Baca Juga: Pengusaha Pastikan UMP 2021 Tak Naik

Sebelumnya, Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DKI Jakarta Sarman Simanjorang menyatakan acuan penetapan UMP itu tercatat di dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 78 tahun 2015. Di mana dalam menetapkan UMP itu ada rumusan tersendiri di dalam regulasi tersebut.

Salah satu indikatornya, yaitu ditetapkan berdasarkan pertumbuhan ekonomi di suatu daerah. Kini, mengingat perekonomian sedang krisis, maka bisa dipastikan kalau besaran UMP 2021 sama seperti tahun sebelumnya atau tidak ada kenaikan.

"Nah, dengan demikian berarti kenaikan UMP kita 0%. Jadi tetap. Itu adalah merupakan rumussan dan formula yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Jadi UMP ke depan 2021 0%. Kita tahu kondisi dunia usaha terdampak Covid-19," kata Sarman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini