UMP 2021 Tidak Naik, Pengusaha: Sangat Tepat

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 12:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 320 2298276 ump-2021-tidak-naik-pengusaha-sangat-tepat-Hzy6YZ2cjg.jpg Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Upah Minimum diusulkan oleh Dewan Pengupahan Nasional (DPN) untuk tidak naik pada tahun depan. Meskipun hingga saat ini belum ada keputusan dari pemerintah terkait UMP tahun depan.

Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan tidak naiknya UMP pada tahun depan sudah sangat tepat. Karena dengan kenaikan UMP 0% merupakan pilihan yang adil bagi pengusaha dan juga masyarakat.

“Jadi kenaikan UMP 2021 sebesar 0% sudah sangat tepat,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (23/10/2020).

Baca Juga: Ngotot UMP 2021 Naik 8% Dikabulkan, Buruh Ingatkan soal Demo

Menurut Sarman, jika mengacu pada formula UMP pada Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015, maka upah justru akan mengalami penurunan. Karena penetapan UMP ditentukan berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi nasional.

Jika menghitung pada kondisi saat ini, maka didapatkan angka minus. Sehingga jika dikalikan dengan UMP berjalan saat ini, seharusnya upah mengalami penurunan pada tahun depan.

“Dengan hitungan kondisi saat ini maka dapat angka minus. Kalau dikalikan UMP bisa turun,tapi tidak mungkin UMP turun maka kenaikan UMP 2021 adalah 0%,” jelasnya.

Sementara jika UMP naik, maka akan membebani dunia usaha. Mengingat saat ini dunia usaha sedang berusaha agar bisa tetap bertahan di tengah pandemi covid-19

“Kemudian memang kondisi dunia usaha saat ini yang sangat terpuruk,cash flow sdh sangat terancam,mampu bertahan saja sudah sangat bersyukur,jadi jangan lagi pengusaha di bebani dengan kenaikan UMP,” jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini