Minta UMKM Gabung Koperasi, Menkop Contek Belanda hingga Jerman

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 21:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 320 2298654 minta-umkm-gabung-koperasi-menkop-contek-belanda-hingga-jerman-lQoP1CNKcp.jpg UMKM Disarankan Gabung Koperasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta semua Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur (NTT) agar mendirikan dan bergabung dalam koperasi. Dengan bergabung dalam koperasi, maka kesulitan permodalan, pemasaran dan pengembangan sumber daya mansuai bisa diatasi lewat koperasi.

"Para pelaku UMKM dalam pertemuan tersebut, yakni, pertama, mereka kesulitan permodalan dalam berusaha, kedua, kesulitan dalam pemasaran serta, ketiga, masih kurangnya sumber daya manusia pelaku UMKM," kata Teten di Jakarta, Jumat (22/10/2020).

Baca Juga: Perkuat Produksi Pangan dengan Korporatisasi UMKM, Apa Itu?

Teten mengatakan, pemerintah menyalurkan bantuan untuk UMKM lebih bagus melalui koperasi. Demikian juga produk UMKM bisa dipasarkan melalui koperasi.

Menurut Teten, hal seperti inilah yang dilakukan negara-negara maju, seperti Belanda, Jerman dan New Zealand.

“New Zealand itu adalah negara UMKM. UMKM mereka berkembang karena mereka berkoperasi. Demikian juga di Belanda dan Jerman,” kata Teten.

Baca Juga: Dongkrak Pemasaran UMKM, Ketum Dharma Pertiwi Luncurkan Ladara

Menurut Teten, pihaknya akan menyalurkan bantuan dana untuk pelaku UMKM di NTT melalui LPDB. “LPDB menyalurkan bantuan melalui koperasi. Makanya ayo terus bergabung dalam koperasi. Ada juga dana Kredit Usaha Rakyat (KUR), dimana pinjaman dengan nilai di bawah Rp 10 juta bunga nol persen,” tandasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini