Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Restrukturisasi Kredit BCA Tembus Rp90,7 Triliun hingga September

Aditya Pratama , Jurnalis-Senin, 26 Oktober 2020 |17:04 WIB
Restrukturisasi Kredit BCA Tembus Rp90,7 Triliun hingga September
Bank BCA (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau Bank BCA terus melaksanakan program restrukturisasi kredit kepada nasabahnya. Hal ini merupakan salah satu program untuk membantu pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19.

Presiden Direktur Bank BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, pihaknya saat ini fokus untuk membantu nasabah dalam merestrukturisasi kreditnya sejak awal pandemi.

 Baca juga: Tak Hanya Laba Bersih, Kredit Bank BCA Turun 0,6%

"Total kredit yang direstrukturisasi pada akhir 30 September 2020 adalah sebesar Rp90,7 triliun, atau 16% dari total kredit pada semua segmen," ujar Jahja dalam video conference, Senin (26/10/2020).

Jahja menambahkan, sampai dengan pertengahan Oktober 2020, Bank BCA memproses Rp107,9 triliun pengajuan restrukturisasi kredit atau sekitar 19 persen dari total kredit, yang berasal dari 90.000 nasabah.

 Baca juga: Laba Bank BCA Turun 4,2% tapi Masih Raup Untung Rp20 Triliun

"Kami sangat bersyukur atas program relaksasi dari regulator yang membantu perbankan dan nasabah dalam melewati masa yang sulit untuk mencapai pemulihan” kata dia.

Selain itu, rasio keuangan BCA berada pada kondisi yang tetap kokoh untuk melewati pandemi yang berkepanjangan, dengan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 24,7% pada September 2020, lebih tinggi dari ketetapan regulator, dan rasio LDR yang sehat sebesar 69,6%.

"Rasio kredit bermasalah (NPL) terjaga pada level 1,9% dibandingkan tahun lalu yang sebesar 1,6%. Rasio pengembalian terhadap aset (ROA) tercatat sebesar 3,4% dan pengembalian terhadap ekuitas (ROE) sebesar 16,9 persen pada sembilan bulan pertama tahun 2020," ucapnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement