JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan pertanyaan kepada mahasiswa Universitas Indonesia yang menjadi finalis lomba debat hebat APBN terkait dengan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang transparan. Karena menurutnya, pengelolaan kebijakan ini juga menimbulkan dilematis bagi pemerintah.
Dalam membuat sebuah kebijakan, transparansi merupakan sebuah keniscayaan. Bahkan, menurut lembaga internasional yang independen itu harus melalui proses anggaran yang transparan, inklusif, dan akuntabel yang disebut sebagai prinsip-prinsip yang baik.
Baca juga: Utang Pemerintah Tembus Rp5.756 Triliun, Sri Mulyani Hati-Hati Banget
Salah satu contohnya adalah membuat kebijakan dengan melibatkan partisipasi publik. Namun seringkali transparansi ini malah menimbulkan distorsi karena ada beberapa masyarakat yang nyinyir.