Ekonomi RI 2020 Diramal Minus 1,7% hingga 0,6%

Ferdi Rantung, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 320 2300378 ekonomi-ri-2020-diramal-minus-1-7-hingga-0-6-XlRbhLXsTU.jpeg Krisis Ekonomi (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir Desember secara year on year diperkirakan minus 1,7% hingga positif 0,6%. Sedangkan untuk tahun depan ekonomi tumbuh di kisaran 4,5% hingga 5,5%.

Baca Juga: Hampir Semua Negara Kena Masalah Covid-19, Ekonomi RI Minus

"Di akhir Desember itu year on year diperkirakan -1,7% hingga 0,6%. Sedangkan tahun depan kita sepakat 4,5% hingga 5,5%," katanya dalam media briefing yang disiarkan via Youtube BNPB, Selasa (27/10/2020).

Dia menjelaskan, program-program yang dikeluarkan oleh pemerintah telah berdampak kepada perekonomian nasional. Hal itu terlihat dari utilisasi produksi sudah meningkat rata-rata 60% hingga investasi yang meningkat secara tahunan.

 

Selain itu, lanjut Airlangga, dari sektor investasi juga mengalami pertumbuhan hingga September secara year on year. Ia menilai bahwa para investor masih percaya untuk berinvestasi di tanah air meski dalam situasi pandemi covid-19.

"Naiknya utilisasi dan investasi menunjukkan adanya geliat dari pasar, sehingga ini perlu kita jaga sampai dengan akhir tahun," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini