Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

700 Karyawan Garuda Indonesia Jadi Pengangguran

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 28 Oktober 2020 |04:34 WIB
700 Karyawan Garuda Indonesia Jadi Pengangguran
Garuda PHK 700 Karyawan Kontrak. (Foto: Okezone.com/Garuda)
A
A
A

JAKARTA - Garuda Indonesia menyelesaikan kontrak lebih awal 700 karyawan berstatus tenaga kerja kontrak yang sejak Mei 2020 telah menjalani kebijakan unpaid leave. Hal ini karena pandemi virus corona membuat demand layanan penerbangan perseroan menurun.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengakui kebijakan tersebut keputusan sulit yang terpaksa melakukan berbagai upaya penyelamatan untuk memastikan keberlangsungan perusahaan di tengah tantangan dampak pandemi Covid-19.

"Sejak awal, kepentingan karyawan merupakan prioritas utama yang selalu kami kedepankan. Ketika maskapai lain mulai mengimplementasikan kebijakan pengurangan karyawan, kami terus berupaya mengoptimalkan langkah strategis guna memastikan perbaikan kinerja Perusahaan demi kepentingan karyawan dan masa depan bisnis Garuda Indonesia," katanya.

Dia mengatakan, kondisi pandemi memberikan dampak jangka panjang terhadap kinerja perusahaan yang mana kondisi Perusahaan sampai saat ini belum menunjukan perbaikan yang signifikan.

"Namun kami yakini segala langkah dan upaya perbaikan yang terus akan kami lakukan kedepan, dapat mendukung upaya pemulihan kinerja Garuda Indonesia agar dapat bertahan melewati krisis pada masa pandemi dan juga menjadi penguat pondasi bagi keberlangsungan Perusahaan di masa yang akan datang," tandasnya.

Baca Selengkapnya: Garuda Indonesia Putus Kontrak 700 Karyawan Mulai 1 November

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement