6 Fakta Tanaman Hias yang Bisa Bikin Kantong Tebal

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 31 Oktober 2020 07:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 30 455 2301567 6-fakta-tanaman-hias-yang-bisa-bikin-bergelimang-harta-7nTlGIKLpi.jpg Kuping Gajah. (Foto: Okezone.com/Iyung)

JAKARTA - Kegiatan menanam meningkat selama pandemi virus corona. Banyak waktu karena harus beraktivitas di rumah, membuat kegianan yang satu ini sangat digemari banyak orang.

Tak hanya sekedar menanam, ternyata banyak yang menjadikan tanaman di rumah sebagai ladang bisnis baru. Bahkan tak main-main, keuntungan yang didapat bisa sampai puluhan juta.

Okezone merangkum dua tanaman yang sedang gemar ditanam, yakni Kuping Gajah dan Bonsai, Sabtu (31/10/2020).

1. Kuping Gajah Digandrungi

Tanaman hias jenis Kuping Gajah sedang digandrungi masyarakat di masa pandemi Covid-19. Tanaman yang memiliki ciri khas daun yang berwarna hijau tua itu ternyata memiliki nilai jual yang tinggi.

2. Harga Kuping Gajah

Penjual tanaman hias, Hanna Haliana mengaku dirinya biasa menjual Kuping Gajah dengan jenis Anthurium Crystallinum dan Anthurium Crystallinum Silver. Di mana yang jadi favorit masyarakat adalah Anthurium Crystallinum dijual dengan harga kisaran Rp200 ribu hingga Rp300 ribu.

“Sementara untuk Anthurium Crystallium Silver berkisar di harga Rp500 ribu - Rp2 juta,” kata Hanna.

3. Kuping Gajah Ternyata Punya Nilai Jual

Sementara itu, Anwari, salah satu masyarakat yang memiliki hobi mengoleksi Kuping Gajah di rumah tak mengetahui bila tanaman tersebut memiliki nilai jual yang tinggi. Dia mengaku memelihara tanaman itu hanya untuk sekadar mengisi waktu saat work from home (WFH) saja.

“Merawat dan membeli tanaman sejak masuk pada masa WFH, tak mengetahui jika tanaman tersebut kini memiliki nilai jual,” ujarnya.

4. Jenis Tananam yang Diminati

Selain Kuping Gajah tanaman hias seperti Monstera, Philodendron, Calathea, Alokasia dan Calladium masih menjadi incaran masyarakat.

5. Budidaya Bonsai Menguntungkan

Penghobi Bonsai Suyanto menggeluti budidaya bonsai selama 20 tahun. Awalnya berasal dari hobi namun lama kelamaan justru menjadi lumbung usaha yang mampu menghasilkan uang.

“Tanaman bonsai booming dimulai satu tahun belakangan,” kata dia.

Apalagi ditambah dengan adanya pandemi virus corona yang mengharuskan masyarakat melakukan aktivitas di luar rumah.

 6. Cara Promosi

Suyanto pun mengungkapkan cara mempromosikan bonsai miliknya untuk dijual. Di mana dirinya memanfaatkan sosial media, atau juga bisa mendatangi langsung rumahnya yang berada komlek Griya Sekojo, Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan 2 Ilir , Kecamatan Ilir Timur 2 Kota Palembang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini