Hanya 38% Pekerja di Indonesia yang Masih Bahagia

Hafid Fuad, Jurnalis · Sabtu 31 Oktober 2020 08:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 31 622 2301875 hanya-38-pekerja-di-indonesia-yang-masih-bahagia-hvNL1256Vu.jpg Karyawan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Sebuah survei dilakukan JobStreet dengan lebih dari 5.000 responden di Indonesia. Hasil riset menunjukkan hanya 38% pekerja yang masih merasa bahagia. Sedangkan sebelum terjadi pandemi, sebesar 93% responden yang merasa bahagia dengan kualitas hidup mereka.

Salah satu penyebab menurunnya angka kebahagiaan adalah dampak pandemi terhadap pekerjaan. 35% responden telah diberhentikan secara permanen dari pekerjaan mereka dan 19% tidak bekerja untuk sementara waktu. Bagi yang masih bekerja, 34% tidak mendapat bonus; 31% menghadapi pengurangan gaji; dan 29% responden menghadapi kemunduran dalam kenaikan gaji.

Baca juga: Cara Pintar Liburan Panjang, Kantong Hemat Pikiran Kembali Segar

Menurut survei JobStreet, 89% karyawan merasa bahagia dengan pekerjaan mereka sebelum terjadinya pandemi. Namun, sekarang hanya 49% yang masih merasa bahagia dengan pekerjaannya.

Pihaknya memahami tantangan yang dihadapi masyarakat Indonesia di masa pandemi ini. Banyak orang kehilangan pekerjaan dan banyak juga yang penghasilan per bulannya terdampak oleh situasi saat ini.

Baca Juga: Kunci Sukses Bangun Bisnis Selama Pandemi

Tidak mudah bagi mereka yang pekerjaannya terdampak oleh pandemi untuk bisa terus memiliki sikap yang positif. Tapi cobalah untuk mempertahankan sikap positif.

Bagi mereka yang kehilangan pekerjaan, sikap positif dapat membantu mengendalikan emosi dengan lebih baik serta membantu untuk bangkit kembali setelah penolakan saat melamar pekerjaan baru.

Bagi yang saat ini diharuskan bekerja di rumah, mempertahankan sikap positif dapat membantu kamu untuk tetap produktif dan mencegah kamu dari merasakan tekanan berlebihan.

 

Menurut Psikolog Theresia Ceti Prameswari terdapat empat bagian yang perlu disiapkan dalam diri kita saat bekerja atau mencari kerja yaitu; Body (tubuh) dengan siapkan fisik kamu untuk melakukan aktivitas bekerja. Berikutnya Mind (pikiran) dengan meyiapkan pikiran untuk bekerja sesuai kapabilitas dan kompetensi. Kemudian Heart dengan menyiapkan hati untuk bekerja di tempat yang menghargai.

"Terakhir Soul dengan siapkan jiwa kamu dalam mencari makna dari pekerjaan yang kamu lakukan," ujar Theresia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini