Seruan Boikot Produk Prancis, Danone: SGM dan Aqua Produksi Indonesia

Ferdi Rantung, Jurnalis · Selasa 03 November 2020 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 03 320 2303402 seruan-boikot-produk-prancis-danone-sgm-dan-aqua-produksi-indonesia-ZfcYNds4Nx.jpg Danone Klaim Aqua Produk Indonesia Bukan Prancis. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA- Perusahaan air minum kemasan, Danone memastikan produknya berasal dari Indonesia. Hal ini menyikapi seruan boikot produk Perancis di beberapa negara, termasuk Indonesia.

Corporate Communications Director Danone Indonesia Arif Mujahidin mengatakan, beberapa produk yang dijual di Indonesia saat ini, seperti Aqua dan SGM, murni hasil pengembangan dalam negeri.

Baca Juga: Ramai Seruan Boikot, Ternyata Masih Banyak Produk Prancis Mejeng di Mal

"Produk-produk kami seperti SGM dan Aqua, adalah produk-produk yang dikembangkan dan diproduksi di Indonesia oleh tenaga kerja Indonesia untuk konsumen Indonesia. SGM sudah hadir sejak 1965, Aqua juga hadir sejak 1973 di Indonesia dan telah menjadi kepercayaan banyak konsumen sampai sekarang," kata Arif di Jakarta, Selasa (3/11/2020).

Menurutnya, perusahaan tidak memiliki keterkaitan terhadap pandangan politik suatu negara, termasuk Prancis dan hal-hal diluar bisnis Danone. Oleh karena itu, sebagaimana yang beredar di media, menyambut baik pernyataan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan dimana pemerintah telah mengambil langkah untuk tidak ikut serta memboikot produk-produk Prancis karena hal tersebut di luar dari konteks perdagangan.

Baca Juga: Heboh Boikot Produk Prancis, Apa Saja yang Ada di Indonesia?

"Kami akan terus memaksimalkan usaha kami dalam membantu menyediakan produk bernutrisi untuk mendukung generasi masa depan, serta menawarkan hidrasi sehat untuk memenuhi kebutuhan hidrasi keluarga Indonesia," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya akan tetap melanjutkan komitmen untuk melayani kebutuhan nutrisi dan hidrasi sehat melalui jutaan pedagang yang menjual produk di Indonesia.

"Ini disiapkan oleh hampir dari 15.000 karyawan kami di seluruh Indonesia," jelasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini