Pengusaha Ritel Pastikan Tak Akan Menarik Penjualan Produk asal Prancis

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 05 November 2020 08:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 05 320 2304429 pengusaha-ritel-pastikan-tak-akan-menarik-penjualan-produk-asal-prancis-s6kF1QC62t.jpg Minimarket (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kalangan pebisnis ritel yang tergabung ke dalam Asosiasi Pengusaha Ritel seluruh Indonesia (APRINDO) menyatakan tak akan mencabut produk dagangan yang berasal dari Prancis di seluruh toko yang tersebar di Indonesia

Ketua Umum Roy N Mandey menyatakan selama tak ada larangan dari pemerintah pusat maupun daerah, maka pihaknya tak akan melakukan pemboikotannya. Hal ini menandakan bahwa apa yang dilakukan oleh pihaknya tak melanggar hukum.

Baca Juga: Seruan Boikot Produk Prancis, Hak Konsumen dan Harapan Peritel

"Pada prinsipnya kita akan ikuti arahan pemerintah. Artinya, kemarin ini kan tidak ada arahan boikot, bahkan jelas pak presiden mengecam mengenai pernyataan presiden Prancis," ujarnya kepada Okezone, Rabu (4/11/2020).

Menurut dia, kejadian kekerasan yang ada di Prancis tak sinkron bila membalas dengan menghambat perdagangan kedua negara. Sebab, aksi terorisne dilalukan seorang

"Kedua, ini bicara soal antara perdagangan, kebutuhan makan dan minum dan yang ada di ritel modern dengan kejadian yang ada di Prancis. Itu sebenarnya kejadian yang tidak ada hubungannya," ujarnya.

 

Dia berharap pemerintah ke depannya memberikan komunikasi yang aktif kepada pemerintah Prancis supaya tidak mengulang atau menarik perkataan yang menyinggung kita sebagai masyarakat. Ini kaitan masalah itu, bukan barang.

"Kalau ada kesalahan makanan dan minuman layak kita pisahkan. Jadi ini yang dimaksud dengan kita arif dan bijaksana dalam melihat situasi dan posisi duduk perkaranya," ujarnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini