Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi Indonesia Resesi, Apa yang Harus Dilakukan?

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Kamis, 05 November 2020 |11:15 WIB
Ekonomi Indonesia Resesi, Apa yang Harus Dilakukan?
Krisis Ekonomi (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Ekonomi Indonesia disebut-sebut sudah masuk jurang resesi. Itu karena pertumbuhan ekonomi secara nasional selama enam bulan berturut-turut mengalami kontraksi negatif.

Di mana, pada kuartal II-2020 ekonomi nasional minus 5,32 persen year on year (yoy). Sementara pada kuartal III-2020 diperkirakan minus 3 persen. Meski membaik dari pertumbuhan di kuartal sebelumnya, jurang resesi tidak dapat dihindari lagi.

Baca Juga: Dear Orang Kaya, Enggak Mau Bantu Selamatkan Ekonomi RI?

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah menyebut, dampak resesi ekonomi Indonesia sudah dirasakan. Di mana kinerja sejumlah sektor bisnis belum mengalami pemulihan (recovery) sejak terdampak pandemi Covid-19. Akibatnya, tingkat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) semakin melonjak.

Dampak lain adalah penurunan income masyarakat karena kehilangan lapangan pekerjaan. Sehingga hal ini semakin memperkuat terjadinya penurunan daya beli atau konsumsi masyarakat.

Baca Juga: Resesi dan Daya Beli Lesu, Peritel: Jangan Ditambah Boikot Produk

"Dampak resesi itu sudah kita alami, lonjakan PHK dan turunnya income sebagian masyarakat yang kemudian menurunkan permintaan sehingga dunia usaha juga menurun juga," kata Piter saat dihubungi, Jakarta (5/11/2020).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement