Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi Masih Minus, Bagaimana di Kuartal IV-2020?

Ferdi Rantung , Jurnalis-Kamis, 05 November 2020 |15:22 WIB
Ekonomi Masih Minus, Bagaimana di Kuartal IV-2020?
Ekonomi Proyeksi (Shutterstock)
A
A
A

Lalu, sektor informasi dan komunikasi jadi lead sector yang pertumbuhannya tinggi yakni 10,5% didorong oleh perubahan prilaku konsumen selama masa pandemi. Pemakaian data yang meningkat seiring kantor yang melakukan WFH dan sekolah dengan belajar online (PJJ) ikut mendorong permintaan jasa infokom.

Serta, sektor kesehatan meningkat hingga 15,3% justru menunjukkan kondisi pandemi masih gawat sehingga belanja kesehatan masyarakat naik tajam. Ini bukan sinyal positif bagi ekonomi.

"Sektor transportasi dan pergudangan sedikit membaik tapi masih negatif -16,7%. Artinya, mobilitas masyarakat untuk bepergian masih cukup rendah. Sementara itu pada kuartal ke IV nanti ada peak season yakni Libur Natal dan Tahun Baru. Jika sektor transportasi masih rendah artinya libur panjang belum mampu meningkatkan belanja di sektor retail dan pariwisata," tandasnya.

Sementara itu, sektor pariwisata belum pulih. Hal ini ditunjukkan dari pertumbuhan penyediaan akomodasi dan makan minum masih alami kontraksi -11,85%. Sektor pariwisata diperediksi menjadi sektor paling akhir yang mengalami recovery.

"Apakah 2021 atau 2022 masih belum dapat dipastikan," tandasnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement