JAKARTA – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada perdagangan kemarin. Harga emas naik di tengah pelemahan dolar AS.
Baca juga: Harga Emas Antam Naik tapi Masih di Bawah Rp1 Juta
Melansir Xinhua, kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember naik USD50,6 atau 2,67% menjadi ditutup pada USD1.946,8 per ounce.
Indeks Dolar AS turun tajam pada hari Kamis karena Bank of England mendorong pembelian obligasi pemerintah.
Setelah pasar tutup, Federal Reserve AS merilis pernyataan yang menunjukkan bahwa mereka akan mempertahankan suku bunga pada level mendekati nol.
Emas mendapat dukungan tambahan karena laporan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS. Laporan tersebut menunjukkan produktivitas naik sebesar 4,9% pada kuartal ketiga, jauh lebih rendah dari peningkatan 10,9% pada kuartal kedua.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran awal turun 7.000 menjadi 751.000 dalam pekan yang berakhir 31 Oktober. Namun penurunan tersebut lebih kecil dari yang diharapkan.
Adapun harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik USD1,298 atau 5,43% menjadi ditutup pada USD25,191 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik USD29,8 atau 3,42% menjadi ditutup pada USD899,9 per ounce.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)