Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dana Penanganan Covid-19 Habiskan Ratusan Triliun Rupiah, Hasilnya Apa?

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Sabtu, 07 November 2020 |14:59 WIB
Dana Penanganan Covid-19 Habiskan Ratusan Triliun Rupiah, Hasilnya Apa?
4,2% dari PDB Digunakan untuk Penanganan Virus Corona. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Penanganan Covid-19 menyentuh angka 4,2% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Angka ini menjadi modal sosial pemerintah dan harus dipertahankan.

Nilai itu merupakan bagian dari langkah pelebaran defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar 6,34% dari PDB untuk penanganan Covid-19 dan PEN hingga 2022. Dan akan diturunkan secara bertahap hingga ke batas maksimal 3% pada 2023.

Baca Juga: Indonesia Resmi Resesi dan PHK Merajalela, Cek 5 Faktanya

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan, pengeluaran secara besar-besaran merupakan pola adaptasi yang dilakukan pemerintah dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

"Pemerintah juga belajar beradaptasi, dan kalau kita lihat stimulus penanganan Covid-19 ini mencapai 4,2% dari PDB, ini mungkin nilai terbesar pertama dan kita harus mempertahankan modal sosial ini," ujar Yustinus, Jakarta, Sabtu (7/11/2020).

Baca Juga: Anies Sebut APBD Jakarta Paling Optimal Atasi Covid-19 dan Peningkatan Ekonomi

Dia mengatakan, penggelontoran anggaran APBD bagi akselerasi pemulihan ekonomi dan kesehatan penting dilakukan. Hal itu sekaligus menjadi penataan kembali bagi kondisi ekonomi, kesehatan, dan sosial saat ini dan diharapkan berdampak positif bagi sektor industri, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan income masyarakat.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement