Menperin Putar Otak Cegah PHK Besar-besaran di Industri

Ferdi Rantung, Jurnalis · Senin 09 November 2020 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 09 320 2306623 menperin-putar-otak-cegah-phk-besar-besaran-di-industri-PrTnQhSx4W.jpg PHK. Ilustrasi: Okezone.com

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal memutar otak agar pemutusan hubungan kerja tidak meluas pada sektor industri. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang mengatakan agar tidak ada lonjakan PHK, maka industri atau pabrik harus tetap buka.

Baca Juga: Kunci Ekonomi Sembuh dari Resesi Ada di Orang Kaya, Ini Penjelasannya 

"Tentu banyak sekali upaya kita untuk bisa address isu PHK pertama kita harus memastikan industri bisa beroperasi jadi sejak awal kita putar-putar otak bagaimana industri bisa tetap beroperasi di tengah ancaman pandemi atau virus yang sangat berat," kata Agus dalam video virtual, Senin (11/9/2020).

Menurutnya, beroperasinya industri itu pasti akan mencegah PHK mencegah karyawan yang di rumahkan. Adapun pengoperasian industri ini tetapkan akan menerapkan protokol kesehatan.

 

"Tapi juga di sini ada present surprise di mana salah satu yang bisa kita harapkan dari penyerapan tenaga kerja itu investasi bisa masuk itu," katanya.

Adapun, jika operasional industri tetap terbuka. Maka, masuk investasi untuk sektor industri bisa meningkat dan mencegah adanya PHK.

"Jadi investasi itu merupakan kata kunci kita mencegah PHK dan menciptakan lapangan kerja baru," tandasnya.

Sebelumnya, Ekonom Indef Tauhid Ahmad mengatakan pengangguran pada Agustus 2020 sebesar 7,07% atau sebanyak 9,77 juta orang menjadi pengangguran. Dengan kata lain terjadi kenaikan pengangguran sebesar 37,61% selama pandemi dibandingkan sebelum pandemi.

Baca Juga: Kunci Ekonomi Sembuh dari Resesi Ada di Orang Kaya, Ini Penjelasannya 

"Ini membuktikan bahwa pandemi menyebabkan perusahaan melakukan PHK, merumahkan karyawan, hingga kegiatan UMKM berhenti," kata Tauhid Ahmad di Jakarta, Senin (9/11/2020).

Kata dia, beragam program untuk mencegah pengangguran nampaknya tidak terlalu optimal, baik insentif untuk dunia usaha, bantuan untuk UMKM hingga restrukturisasi pinjaman. Penting untuk memikirkan ulang strategi menciptakan lapangan pekerjaan baru di tengah pemulihan ekonomi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini