JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) membukukan laba bersih tahun berjalan Rp14,15 triliun pada kuartal III-2020.
Laba ini anjlok 42,9% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp24,8 triliun.
"Strategi yang disusun perseroan membuahkan hasil laba yang positif sebesar Rp14,15 triliun meski pertumbuhannya menurun. Aset konsolidasi kami hingga kuartal III mencapai Rp1.447,85 triliun," ujar Direktur Utama BRI Sunarso dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu(11/11/2020).
Selain itu, dia mengatakan bahwa LDR BRI di kuartal III mencapai 82,63%, lebih rendah dari 92,99% di tahun 2019. Menurut Sunarso, likuiditas BRI sangat memadai sehingga ada ruang untuk terus tumbuh.
"Penurunan LDR juga menurunkan cost of fund. CAR BRI sebesar 20,92%, baik rasio CAR dan LDR menunjukkan likuiditas BRI masih bisa tumbuh signifikan," terang Sunarso.