Dia juga menegaskan bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR), KUR Super Mikro, dan Kredit Modal Kerja (KMK) dijamin sedemikian rupa oleh tim KMK BRI yang tangguh. Sehingga, risiko kreditnya manageable dan yieldnya pun baik.
"Per September 2020, kami juga memberikan restrukturisasi sebesar Rp193,7 triliun kepada lebih dari 2,95 juta nasabah," tambahnya.
Gencarnya restrukturisasi dengan penyaluran kredit sehat membuat NPL BRI berada di level 3,12%. Level NPL ini berada di bawah level NPL rata-rata industri perbankan di 3,15% per September 2020.
DPK BRI hingga kuartal III tercatat sebesar Rp1.131,93 triliun, atau naik 18% yoy. "Ini lebih baik dari rata-rata industri perbankan di 12,88%. Dana murah atau CASA mendominasi 59,02% dari total DPK, yakni sebesar Rp668,1 triliun," tukas Sunarso.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.