Share

RUU Larangan Minuman Alkohol Dibahas, Saham DLTA dan MLBI Anjlok

Fakhri Rezy, Okezone · Jum'at 13 November 2020 10:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 278 2308903 ruu-larangan-minuman-alkohol-dibahas-saham-dlta-dan-mlbi-anjlok-UQlDH5ObJu.jpg Minuman Beralkohol (Shutterstock)

JAKARTA - Baleg DPR RI telah menerima surat permohonan harmonisasi RUU Larangan Minuman Beralkohol. Surat itu ditandatangani oleh 21 orang pengusul dari tiga fraksi, yaitu Fraksi PPP, Fraksi PKS, dan Fraksi Gerindra pada 24 Februari 2020.

Hal tersebut membuat sentimen negatif bagi emiten yang bergerak di bidang minuman beralkohol. Seperti, emiten PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) dan PT Delta Djakarta Tbk (DLTA).

 Baca juga: RUU Minuman Alkohol, Produksi hingga Menjual Terancam Denda Rp1 Miliar

Dari pantauan Okezone, Jakarta, Jumat (13/11/2020) pada pukul 10.30 WIB, saham MLBI anjlok Rp325 atau 3,7% ke Rp8.400. Adapun nilai transaksi mencapai Rp964 juta dari 113,5 ribu lembar saham diperdagangkan.

Sementara itu di waktu yang sama, saham DLTA turun Rp90 atau 2,2% ke Rp4.020. Di mana, nilai transaksi mencapai Rp687 juta dengan jumlah 170,2 ribu lembar saham yang diperdagangkan.

 Baca juga: RUU Minuman Beralkohol, Ini Jenis Miras yang Akan Dilarang

Sebelumnya, Dalam draf RUU yang diterima Okezone, apabila regulasi itu disahkan menjadi Undang-Undang (UU) akan ada ancaman pidana bagi yang memproduksi, memasukkan, menyimpan, mengedarkan, dan/atau menjual minuman beralkohol.

Tak tanggung-tanggung hukuman maksimalnya yaitu pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar. Aturan itu tercantum pada BAB VI bagian Ketentuan Pidana.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Ada pun penjelasan klasifikasi larangan minuman beralkohol itu tercantum pada BAB II bagian Klasifikasi. Berikut penjelasan yang dilansir Okezone:

BAB II

KLASIFIKASI

Pasal 4

(1) Minuman Beralkohol yang dilarang diklasifikasi berdasarkan golongan dan kadarnya sebagai berikut:

a. Minuman Beralkohol golongan A adalah Minuman Beralkohol dengan kadar etanol (C2H5OH) lebih dari 1% (satu persen) sampai dengan 5% (lima persen);

b. Minuman Beralkohol golongan B adalah Minuman Beralkohol dengan kadar etanol (C2H5OH) lebih dari 5% (lima persen) sampai dengan 20% (dua puluh persen); dan

c. Minuman Beralkohol golongan C adalah Minuman Beralkohol dengan kadar etanol (C2H5OH) lebih dari 20% (dua puluh persen) sampai dengan 55% (lima puluh lima persen).

(2) Selain Minuman Beralkohol berdasarkan golongan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilarang Minuman Beralkohol yang meliputi:

a. Minuman Beralkohol tradisional; dan

b. Minuman Beralkohol campuran atau racikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini