Share

RUU Larangan Minuman Beralkohol, Begini Kata Multi Bintang Indonesia

Giri Hartomo, Okezone · Kamis 03 Desember 2020 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 278 2320989 ruu-larangan-minuman-beralkohol-begini-kata-multi-bintang-indonesia-IWqUaVlIKa.png Revisi UU Minuman Beralkohol. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Undang-undang Larangan Minuman Beralokohol (UU Minol) segera direvisi. Saat ini draft Rancangan Undang-undang (RUU Minol) sedang dibahas Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI).

Menanggapi hal tersebut, PT Multi Bintang Indonesia Tbk yang merupakan produsen minuman bir merek Bintang mengatakan akan menghormati peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perseroan percaya jika minuman beralkohol harus diproduksi, dijual dan dinikmati dengan tanggung jawab.

Baca Juga: Melihat Dari Dekat Dukuh Pembuatan Ciu, Miras Lokal yang Melegenda Sejak Era Kolonial

"Sebagai pioneer industri bir di Indonesia yang telah berusia 89 tahun, perseroan beroperasi dengan selalu menghormati dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara ini. Kami percaya bahwa produk minuman beralkohol harus diproduksi, dijual, dan dinikmati secara bertanggung jawab," tulis perusahaan dikutip dari keterbukaan informasi, Kamis (3/12/2020).

Baca Juga: Soal RUU Minol, Petani Arak Khawatir Kehilangan Pekerjaan 

Oleh karena itu, bersama dengan produsen bir lainnya, perseroan akan melakukan edukasi kepada para customer. Diharapkan hal ini akan mencegah penyalahgunaan minuman beralkohol

"Bersama dengan para anggota industri bir lainnya, kami terus melakukan edukasi terhadap customer kami melalui program Responsible Retailing Initiative guna mencegah penyalahgunaan minuman beralkohol," tulis perseroan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Menurut perseroan, RUU pelarangan minuman beralkohol ini merupakan inisiatif dari parlemen yang telah ada sejak tahun 2015. Seperti yang dilaporkan oleh media, pemerintah menyampaikan bahwa saat ini pembahasan RUU minol di parlemen masih berada pada tahap awal.

"Sehingga kami tidak akan berasumsi ataupun berspekulasi mengenai apa yang akan terjadi," kata perseroan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini