Adapun uang yang biasanya dikeluarkan kelas menengah atas untuk berbelanja, kini lebih banyak untuk ditabung. Sehingga tak heran jika Dana Pihak Ketiga (DPK) di perbankan nasional tumbuh hingga 11% di Agustus 2020.
“Orang enggak akan lagi makan di resto, ada tapi enggak sebanyak biasanya, pola itu jadi sangat terbatas, sehingga kelas menengah atas tertahan konsumsinya, uangnya tertinggal di perbankan jadi saving. Makanya indikator DPK meningkat,” jelasnya
Sedangkan untuk golongan menengah bawah, justru lebih memilih untuk menghabiskan uang untuk konsumsi. Mengingat, pemerintah juga memberikan berbagai macam bantuan dari mulai Bantuan Langsung Tunai (BLT) berupa uang cash atau bantuan sosial berupa sembako.
“Kelas bawah saya bisa yakinkan orang-orang menengah bawah justru mendapatkan bantuan. Jadi konsumsi mereka bisa tetap tumbuh,” kata Hidayat.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.