Share

Indonesia Siap Menangi Kompetisi Investasi di Asean dan Global

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 16 November 2020 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 16 320 2310473 indonesia-siap-menangi-kompetisi-investasi-di-asean-dan-global-tkOvpcLoDO.jpg RI Siap Menangi Kompetisi Investasi di Asean dan Global. (Foto: PTSP DKI Jakarta)

JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia percaya diri Indonesia akan menjadi juara kompetisi investasi di Asia Tenggara dan global.

"Indonesia akan menuju babak baru, memenangkan kompetisi invetasi di Asia Tenggara dan global pada umumnya," kata Bahlil dalam video virtual, Senin (16/11/2020).

Baca Juga: Karpet Merah untuk Investor, Ini Sederet Jurus BKPM Gairahkan Investasi RI

Untuk mendorong percepatan bagi pelaku usaha atau investor, Bahlil mengatakan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) bisa menjadi solusi. UU Ciptaker dinilai akan menghasilkan kecepatan, transparansi, efisiensi dan kemudahan bagi investor berinvestasi di Indonesia.

"Kalau empat ini mampu dilakukan dengan baik oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, maka Indonesia akan menuju babak baru," ujarnya.

Baca Juga: Investor Lebih Mudah Urus Izin, Investasi Bisa Naik

Selain itu, ada beberapa persoalan yang membuat investasi di Indonesia melemah. Yakni sengekta proses perdata melalui pengadilan, kedua memulai berusaha bagi investor, ketiga birokrasi yang tumpang-tindih, dan keempat pendaftaran properti, pendirian bangunan, dan masalah IMB

"Lucu negara kita, makanya (hal-hal tersebut) perlu dipangkas," katanya menambahkan.

Untuk mencapai target itu, Bahlil meyakinkan para investor bahwa BKPM akan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap investasi yang masuk sesuai tugas dan tupoksi mereka. Yakni dengan meyakinkan atau mempromosikan ke pelaku usaha karena Indonesia punya sumber daya alam yang luar biasa mulai dari laut, hutan, tambang dan pariwisata. Kedua, BKPM akan mengawal pelayanan perizinan.

"Kalau investor mau investasi di kawasan industri izin di BKPM dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)," kata Bahlil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini