Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Turunkan Stunting, Menteri Edhy: Ganti MSG dengan Produk Ikan

Aditya Pratama , Jurnalis-Kamis, 19 November 2020 |13:58 WIB
   Turunkan <i>Stunting</i>, Menteri Edhy: Ganti MSG dengan Produk Ikan
Ikan (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah terus berupaya untuk menurunkan angka stunting di Indonesia. Hal ini tentu saja bukan menjadi tanggung jawab Kementerian Kesehatan saja, melainkan kementerian lain termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo menyampaikan pentingnya kerja sama seluruh pihak untuk menurunkan angka stunting di Tanah Air, bahkan kementerian yang dipimpinnya juga bisa terlibat dalam penurunan angka stunting.

"Orang suruh makan protein tapi ikannya darimana? Tapi ada ikan siapa yang memasarkan? Ada ikan siapa yang membangun industrinya? Kenapa kita tidak memulai dengan kebiasaan kita membiasakan anak-anak kita makan ikan," ujar Edhy dalam webinar Jakarta Food Security Summit (JFSS) 5, Kamis (19/11/2020).

Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin: 6,5 Juta Balita Indonesia Mengalami Stunting 

Mantan anggota DPR ini menyebut, dengan pembiasaan makan ikan maka bisa menjadi salah satu upaya menurunkan angka stunting dan tidak hanya ikan yang bersifat raw material saja.

"Kenapa enggak bisa kita mulai dengan mengganti produk-produk yang menggunakan MSG, chiki dan sebagainya dengan produk-produk berbahan dasar ikan," katanya.

 

Edhy juga menyebut bahwa prospek pasar produk kelautan dan perikanan di masa datang menunjukkan pangsa yang terus meningkat.

"Di samping kebutuhan pangan, manusia juga membutuhkan kelengkapan hidup yang lain. Jadi, sektor ini juga bisa digunakan untuk keperluan-keperluan non konsumtif," ucapnya.

 

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement