BLT Rp1,2 Juta Tak Kunjung Cair tapi Butuh Duit, Haruskah Ngutang?

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 06:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 622 2312551 blt-rp1-2-juta-tak-kunjung-cair-tapi-butuh-duit-haruskah-ngutang-D6PJgRGUCg.jpg Tips Mengatur Keuangan Selama Pandemi Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Para pekerja swasta yang upah per bulannya di bawah Rp5 juta, setiap hari pasti menunggu kapan Bantuan Lansung Tunai (BLT) gaji masuk ke rekeningnya. Terlebih, bagi mereka yang sedang membutuhkan dana segar karena penghasilan dipotong sejak krisis ekonomi melanda Indonesia.

Namun hingga hari ini, BLT sebesar Rp1,2 juta tak juga masuk ke rekeningnya, padahal kondisinya sedang butuh uang.

Baca Juga: 151.000 Pekerja Belum Ditransfer BLT, Lapor ke BPJS TK

Melihat keadaan itu, apakah berutang ke teman atau lembaga keuangan merupakan solusi yang terbaik?

Menurut Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho, berutang bukan keputusan yang terbaik di tengah krisis ini. Pasalnya, malah membawa terhadap jeratan utang yang belum tentu bisa dikembalikan dengan adanya BLT tersebut.

Baca Juga: Pendaftaran BLT UMKM Masih Dibuka, Ayo Buruan demi Rp2,4 Juta

"Sebaiknya tidak dilakukan adalah semisal pemasukan berkurang ataupun berhenti, maka jangan terus menambah utang," kata Andy kepada Okezone, Jumat (20/11/2020).

Dia mengimbau alangkah baiknya Anda untuk segera mencoba mencari pemasukan tambahan dengan cara berjualan atau berbisnis. Dengan begitu, setidaknya Anda telah mencari penyelesaian masalah keuangan, tapi tak menimbulkan persoalan di lain waktu.

"2020 justru jadi berantakan karena pandemi ini sehingga ternyata harus banting setir dan melakukan berbagai macam penyesuaian," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, kepada para pekerja yang belum mendapatkan subsidi gaji pada termin kedua mohon untuk bersabar. Karena menurutnya dana yang ditransfer oleh bank penyalur kepada peneriman cukup besar.

“Saya mohon agar para pekerja atau buruh bersabar karena jumlah dana yang harus ditransfer Bank Penyalur ke masing-masing rekening penerima cukup besar, baik yang rekening nya Bank Himbara maupun yang rekening nya Bank Swasta,” ujarnya melalui keterangan tertulis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini