Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi RI Kuartal IV-2020 Diramal Minus 1%

Ferdi Rantung , Jurnalis-Minggu, 22 November 2020 |15:16 WIB
Ekonomi RI Kuartal IV-2020 Diramal Minus 1%
Ekonomi RI Diramal Masih Minus pada Kuartal IV-2020. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Ekonomi kuartal keempat diproyeksikan masih mengalami pertumbuhan negatif. Ekonomi Indonesia hingga akhir 2020 diperkirakan berada di level minus 1% hingga 0,4% .

"Sedangkan pertumbuhan ekonomi tahun 2020 diperkirakan akan berada di level minus 1,7% hingga 0,6%," kata Direktur Investama Hans Kwee, di Jakarta, Minggu (22/11/2020).

Baca Juga: Menko Perekonomian Airlangga: Tren Membaik, Sektor Swasta Didorong Optimistis Kembali Berinvestasi

Lalu, konsumsi masyarakat atau rumah tangga menyumbang lebih dari setengah produk domestik bruto Indonesia mengalami penyusutan 3,49% pada kuartal ketiga. Hal ini yang mendorong ekonomi ke dalam resesi untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade.

Baca Juga: Indonesia Resesi, Jokowi: Sangat Sulit

Terlebih, Bank Indonesia pada RDG November menurunkan suku menjadi 3.75% dari sebelumnya 4% untuk mendorong pertumbuhan kredit agar dapat menggerakan perekonomian.

"Baru diperkirakan pertumbuhan ekonomi akan membaik di tahun 2021 menjadi 4.5 % sampai 5.5 %. Tetapi hal ini sangat terpengaruh oleh vaksin Covid-19," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut 2020 menjadi sangat menantang bagi seluruh dunia. Pasalnya, semua negara ditantang memecahkan masalah yang tidak terduga sebelumnya.

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 membuat ekonomi global mengalami kontraksi. Tak terkecuali, ekonomi Indonesia yang kini mengalami resesi setelah dua kuartal berturut-turut mengalami minus.

“Tahun 2020 merupakan tahun yang sangat krusial bagi dunia. Sangat sulit bagi dunia. Semua negara ditantang untuk memecahkan masalah yang tidak terduga sebelumnya,” ujarnya

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement