BPS Beberkan Temuan Menarik soal Kartu Prakerja, Apa Saja?

Ferdi Rantung, Jurnalis · Senin 23 November 2020 18:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 320 2314711 bps-beberkan-temuan-menarik-soal-kartu-prakerja-apa-saja-9tE1qVx2Sz.jpg Temuan BPS terkait Kartu Prakerja. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) bulan Agustus 2020 yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan temuan menarik tentang Program Kartu Prakerja. Mulai dari pelatihan yang digemari hingga daerah peserta terbanyak

"Dari 5,4 juta telah menerima pelatihan, namun hanya sebanyak 5,1 juta yang menyelesaikan latihannya. Nah pelatihan yang paling digemari adalah penjualan dan pemasaran, gaya hidup, manajemen, makanan dan minuman, bahasa asing, keuangan, sosial dan perilaku.," kata Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam Webinar "Survei BPS Bicara Tentang Kartu Prakerja", Senin (23/11/2020).

Baca Juga: Jokowi Sebut Realisasi BLT Subsidi Gaji Capai 82%

Kemudian, peserta terbanyak Kartu Prakerja di duduki oleh Jawa Barat, yang disusul Jawa timur, DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Sementara, paling sedikit dari Papua Barat, Papua, Maluku utara dan kalimantan utara.

Baca Juga: Selamat! 3,4 Juta Orang Tak Jadi Miskin Berkat BLT Cs

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik, Kecuk Suhariyanto mengungkapkan, sakernas 2020 ini berbeda dengan survei sebelumnya, ini kali pertama adanya tambahkan beberapa pertanyaan terkait dampak Covid-19, program Kartu Prakerja, dan persepsi mengenai program pemerintah terkait bantuan sosial.

"Sakernas Agustus 2020 mempunyai jumlah sampel 30 ribu blok sensus atau sekitar 300 ribu rumah tangga yang menyebar di seluruh kabupaten/kota di seluruh Indonesia”. ujar Suhariyanto

Temuan BPS lainya, Penerima Kartu Prakerja adalah mayoritas laki-laki (58%), tinggal di perkotaan (76%), usia muda, pendidikan SMA ke atas (91%). Sebanyak 45% penganggur pada bulan Agustus, atau 5 bulan sejak program diluncurkan, menyatakan tahu tentang program Kartu Prakerja.

Alasan utama peserta program Kartu Prakerja tetap untuk meningkatkan keterampilan kerja (skill), baru disusul alasan mencari insentif, masing-masing sebanyak 48% dan 27% dari penduduk usia 18 tahun ke atas. Sebanyak 88,9% penerima Kartu Prakerja yang menyelesaikan pelatihan mengatakan program Kartu Prakerja meningkatkan keterampilan kerja mereka.

Mempertimbangkan animo masyarakat yang tinggi dan hasil yang cukup memuaskan di tahun 2020, Program Kartu Prakerja akan terus dilanjutkan pada tahun 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini