Libur Akhir Tahun Dipangkas, Sri Mulyani: Kehendak yang Tidak Diinginkan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 23 November 2020 18:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 320 2314735 libur-akhir-tahun-dipangkas-sri-mulyani-kehendak-yang-tidak-diinginkan-Bud7vhVPLT.jpg Sri Mulyani (Foto: Setkab)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani bakal mengkaji dan menganalisis dampak ekonomi Indonesia mengenai cuti liburan dipangkas. Hal ini seiring, Pemerintah memutuskan untuk memangkas libur akhir tahun 2020.

Kebijakan itu diputuskan Presiden Joko Widodo (Jokowi)pada rapat terbatas pagi ini. Adapun keputusan ini sesuatu yang tidak dikehendaki.

 Baca juga: Liburan Akhir Tahun Dipangkas, Pengusaha Hotel Gigit Jari

"Presiden terus melihat data. ini perlu menjadi bahan penetapan apakah ada langkah yang harus ditingkatkan apakah di Covid-19 maupun di pemulihan ekonomi. Ini yang dimaksudkan yang mana kita tidak kehendaki," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (23/11/2020).

Kata dia, kebijakan yang bakal diambil bakal driven by data dan analisa. makanya dilakukan berbagai analisa yang salah satunya adanya tambahan perlindung sosial.

 Baca juga: Libur Panjang Akhir Tahun Dikurangi, KAI Sesuaikan Jadwal Kereta

"Kita membuat policy itu di semua sisi. kita dampaknya terhadap masyarakat. Karena terlihat bahwa konsumsi untuk middle upper itu sangat bergantung confidence konsumsi dan terkait dengan mobilisasi," katanya.

Kemudian, pemangkasan liburan ini sangat tergantung pada penangan Covid-19. Pasalnya, pihaknya menyeimbangkan kesehatan dan juga ekonomi.

"Dari sisi ini penanganann Covid-19 penting. Pencegahan penyebaran dari sisi kemungkinan ditemukannya vaksin," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini