Cerita Jonan Tanya Sopir Kapan Covid-19 Berakhir, Jawabannya Bikin Kaget

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 26 November 2020 12:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 320 2316535 cerita-jonan-tanya-sopir-kapan-covid-19-berakhir-jawabannya-bikin-kaget-mjGOgm1cr8.png Jonan (Foto: Instagram/Jonan)

JAKARTA - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyebut pandemi covid-19 tidak akan berlangsung singkat. Pernyataan ini bahkan sudah diprediksi saat pandemi covid-19 masuk ke Indonesia pada awal tahun lalu.

"Menurut saya pandemi kali ini itu mungkin tidak akan berlangsung singkat," ujarnya dalam diskusi virtual, Kamis (26/11/2020).

Bukan tanpa alasan mengapa Jonan mengatakan hal tersebut. Perkiraan tersebut belajar dari beberapa kasus prediksi dari beberapa orang baik yang pakar maupun awam yang meleset hingga saat ini terkait pandemi covid-19

Baca Juga: Ada 80 Kasus Covid-19, Kemenkes: Peserta Acara Habib Rizieq Segera Isolasi Mandiri! 

Salah satu contohnya adalah ketika pria yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Perhubungan berbincang-bincang dengan sopir pribadinya. Ketika itu, dirinya sempat menanyakan kepada sopirnya mengenai pandemi covid-19 ketika pertama kali masuk ke Indonesia.

Ketika itu, sopir pribadinya mengatakan jika pandemi ini akan berakhir pada Juni 2020 mendatang. Karena sang sopir sudah melakukan doa-doa agar pandemi ini segera selesai pada Juni 2020.

"Dulu kalau saya tanya sopir saya bagaimana kira-kira pandemi ini? Oh sudah didoakan pak, waktu itu bulan Maret, jadi pengemudi saya itu bilang sudah didoakan mudah-mudahan Juni selesai. Juni 2020. Saya bilang pandemi ini tidak cukup hanya dengan doa, tapi dengan usaha dan sebagainya," kata Jonan

 

Namun dirinya meyakini jika pandemi covid-19 ini tidak akan selesai pada Juni 2020. Karena menurutnya, pandemi ini bisa hilang tidak cukup dengan hanya doa saja tapi juga harus usaha.

"Iya pak, kalau ini namanya kalau di jawa pagebluk (wabah penyakit) itu mestinya selesai bulan juni. Saya bilang mestinya tidak cukup hanya dengan doa, nah sampai sekarang juga belum selesai," jelasnya.

Selain itu lanjut Jonan, ketika pandemi belum juga selesai pada Juni, banyak tokoh masyarakat yang mengatakan jika jumlah kasus di Indonesia bisa tembus 400.000 kasus positif hingga akhir tahun nanti. Namun hingga saat ini, meskipun tahun 2020 belum berakhir jumlah kasus positif di Indonesia sudah lebih dari 400.000.

"Ini membawa realita baru bahwa di seluruh dunia pun orang bilang, it made hit ten million by the end year. Bisa mencapai 10 juta total kasus di akhir tahun. Sekarang belum akhir tahun sudah 60 juta. Dan aktif casenya naik terus," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini