Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Cara Hitung-hitungan Keuangan Pribadi saat Covid-19, Abaikan Kenaikan Gaji

Reza Andrafirdaus , Jurnalis-Kamis, 26 November 2020 |12:45 WIB
5 Cara Hitung-hitungan Keuangan Pribadi saat Covid-19, Abaikan Kenaikan Gaji
Personal Finance (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Kalau ingin menjauhkan diri dari hidup yang boros, lakukanlah pengelolaan uang pribadi. Hal itu berguna untuk meningkatkan kedisiplinan, memiliki tujuan jelas, dan memahami kondisi keuangan pribadi.

Mengelola uang ternyata tidak begitu sulit dari yang dipikirkan. Dengan begitu perilaku hidup hemat dapat diterapkan. Tabungan yang dimiliki akan menumpuk sehinga tidak perlu khawatir untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi saat pandemi Covid-19 ini, penghasilan yang didapat tak sebanyak biasanya.

Dilansir dari Real Simple, Kamis (26/11/2020), dengan mengelola keuangan, akan membantu siapapun dalam merencakan pemenuhan kebutuhannya. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengelola keuangan.

 Baca juga: Utang Menumpuk, Baiknya Langsung Lunasin atau Dicicil?

1. Berhenti Membayar Rekening Giro

 

Banyak cara yang dilakukan bank untuk membebaskan biaya tagihan, seperti menyetorkan sejumlah uang ke rekening tiap bulan, mempertahankan saldo minimum, dan beberapa persyaratan lainnya.

Untuk melakukan tips yang satu ini, pastikan salah satu persyaratan yang diberikan bank telah terpenuhi. Setelah terpenuhi, Pakar Keuangan di Marcus by Goldman Sachs menyarankan untuk menyetorkan jumlah uang yang sama dari yang dikeluarkan agar masuk ke dalam tabungan setiap bulan.

 Baca juga: Ingin Ngutang tapi Bingung soal Cicilan, Ini Solusinya

2. Periksa Tingkat Bunga pada Rekening

Meskipun teratur memasukkan uang ke dalam rekening tabungan dari penghasilan yang didapatkan, bisa saja tabungan tersebut tidak akan bertambah. Maka dari itu, periksa tingkat bunga pada rekening bank yang digunakan.

Marcus by Goldman Sachs, mengatakan beberapa tingkat bunga kurang dari 1 persen tidak membuat tabungan bertambah.

3. Hapus Nomor Kartu Kredit yang Disimpan Otomatis

 

Kemudahan belanja online sekali klik diibaratkan seperti lereng yang licin. Aplikasi tokonya, bahkan browser internet, akan menawarkan penyimpanan nomor kartu kredit secara otomatis pada smartphone. Hal tersebut memang sangat membantu, tetapi dapat menyebabkan pemborosan jika tak bijak menggunakanya.

Marcus Team menyarankan untuk tidak menggunakan fitur tersebut dan lebih baik dilakukan secara manual. Dengan begitu penggunaan uang yang baik bisa terlaksana dan memberikan waktu untuk berpikir apakah barang yang akan dibeli penting atau tidak.

4. Abaikan Kenaikan Gaji

Mendapatkan kenaikan gaji bukan berarti harus menghabiskannya dalam waktu singkat. Hiduplah sesuai dengan kebutuhan utama agar bisa memasukkan sisa uang ke dalam tabungan, berinvestasi, dan lainnya.

5. Gunakan “Rezeki Nomplok” seperlunya

 

Saat bekerja, selain mendapatkan gaji pasti ada bonus yang akan diterima. Gunakanlah bonus yang didapatkan seperlunya. Jangan dihabiskan semua karena sisa dari penggunaan bonus tersebut dapat dimasukkan ke dalam tabungan untuk memenuhi kebutuhan yang lebih utama.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement