Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sistem Gaji PNS Bakal Diubah, Jangan Sampai Bekerja Sejahtera tapi Pensiun Menderita

Dita Angga R , Jurnalis-Sabtu, 28 November 2020 |13:34 WIB
Sistem Gaji PNS Bakal Diubah, Jangan Sampai Bekerja Sejahtera tapi Pensiun Menderita
PNS (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah saat ini tengah menyusun sistem baru penggajian bagi PNS. Di mana sistem penggajian yang semula berbasis pangkat, golongan ruang, dan masa kerja menuju ke sistem penggajian yang berbasis pada harga jabatan.

Ketua Umum Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Zudan Arif Fakrullah meminta agar penyusunan sistem ini harus menyeluruh. Dari saat PNS masih bekerja hingga masa pensiun.

“Didesain harus menyeluruh. Dari PNS masih bekerja sampai pensiun nanti. Jangan sampai saat masih bekerja sejahtera tapi pensiun malah menderita,” katanya saat dihubungi, Sabtu (28/11/2020).

Baca Juga: Sistem Gaji Diubah, Korpri: Yang Penting Gaji PNS Lebih Tinggi dan Sejahtera 

Dia mengatakan bahwa pensiunan PNS saat ini kondisinya jauh dari baik. Pasalnya uang pensiun yang didapat jauh lebih rendah dibanding saat masih bekerja.

“Sekarang kan pensiun menderita. Gajinya turun banyak. Njeglek (anjlok) jadinya. Teman saya pensiunan eselon I jauh banget bedanya,” ungkapnya.

 Intip Aktivitas PNS Pempov DKI Jakarta pada PSBB Transisi

Zudan ingin agar dana pensiun bukan diambil dari gaji pokok tapi take home pay. Dia ingin agar sistem pensiun di masa mendatang berubah. Dimana tidak hanya mengandalkan dari negara.

“Pensiun seperti menabung. Sebagian dari ASN sebagian dari negara. Tabungan kita diperbesar engga apa-apa. Mendesain masa depan adalah kewajiban ASN. Dan itu secara sadar harus dibangun dari awal,” ujarnya.

Lebih lanjut dana pensiun yang dikelola Taspen nantinya harus dikelola secara profesional.

“Dikelola profesional cari untung banyak dan aman. Uangnya PNS aman dan bisa berkembang,” pungkasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement