Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasar Modal Indonesia Sembuh dari Covid-19, Ini Buktinya

Aditya Pratama , Jurnalis-Selasa, 01 Desember 2020 |13:34 WIB
Pasar Modal Indonesia Sembuh dari Covid-19, Ini Buktinya
Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Okezone)
A
A
A

JAKARTA Pasar modal Indonesia mulai mengalami perbaikan setelah sempat tertekan selama pandemi covid-19. Perbaikan kinerja pasar modal Indonesia tercermin dari beberapa segmen yang didata oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga: Posisi Indonesia Sangat Strategis di Perekonomian Syariah Global

Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 1A OJK, Luthfy Zain Fuady mengatakan, perkembangan pertama dilihat dari nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana yang meningkat 2,93% per 27 November 2020 dibandingkan dengan akhir tahun 2019, begitu juga jumlah reksa dana yang mengalami peningkatan.

"Untuk NAB reksa dana, alhamdulillah kalau dibanding akhir tahun lalu sampai hari ini masih mencatat kenaikan 2,93% untuk NAB reksa dana, dari Rp542 triliun di akhir tahun lalu, sekarang di Rp558 triliun di 27 November. Jumlah reksa dana pun mengalami peningkatan 1,65% dari 2.181 menjadi 2.217 per 27 November," ujar Luthfy dalam Media Gathering 2020, Selasa (1/12/2020).

Baca Juga: Bos BEI Sebut Jumlah Transaksi dan Investor Syariah Naik Tinggi

Kemudian, dilihat dari segmen emisi efek emiten, meskipun tahun ini cukup berat, tetapi pasar modal masih mencatat adanya 154 emisi, baik perusahaan yang menawarkan efeknya di pasar modal, ekuitas dan surat utang dengan total Rp103,3 triliun.

"Ada yang IPO, right issue ada yang penawaran umum EBUS, ada juga PUB penawaran umum berkelanjutan," katanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement