Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Libur Akhir Tahun Dipangkas, Apa Dampaknya ke Ekonomi?

Rina Anggraeni , Jurnalis-Rabu, 02 Desember 2020 |08:51 WIB
Libur Akhir Tahun Dipangkas, Apa Dampaknya ke Ekonomi?
Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah memangkas cuti bersama sebanyak tiga hari yaitu tanggal 28,29 dan 30 Desember 2020. Dengan demikian tak ada libur panjang, lalu apa dampaknya ke perekonomian?

Ekonom Indef Nailul Huda mengatakan langkah itu dinilai sangat tepat untuk memperbaiki ekonomi. Sebab, masyarakat walaupun bisa mudik pulang kampung tapi pendapatan mereka menurun, bahkan ada yang berhenti bekerja.

"Memang ada efek kepada ekonomi, namun saya rasa tidak cukup signifikan. Cenderung sangat kecil," kata Huda saat dihubungi di Jakarta, Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Baca Juga: 8 Fakta Cuti Bersama Akhir 2020 Dipangkas 3 Hari, Nomor 5 Tergantung Perusahaan 

Kata dia, bonus tahunan yang biasanya bisa menggerakkan konsumsi rumah tangga juga terlihat akan menyusut. Akibatnya perputaran uang, meskipun ada libur panjang akan kecil.

"Belum ditambah masih adanya pandemi (dan cenderung semakin naik) membuat orang juga malas untuk berbelanja, liburan, atau pulang kampung. Udah bener liburan dipangkas saja daripada efek seperti saat ini di mana efek libur panjang kemarin," tandasnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement