Kejayaan Migas Telah Berlalu, Ini Maksud Menteri ESDM

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 320 2320392 kejayaan-migas-telah-berlalu-ini-maksud-menteri-esdm-t8Y87RClNC.jpg Minyak Mentah (Shutterstock)

JAKARTA - Industri minyak dan gas (migas) pernah berjaya beberapa tahun silam. Namun, kini kejayaan migas Indonesia sudah berlalu.

Pernyataan ini, dilontarkan Arifin saat merespons upaya stimulus fiskal pemerintah untuk mengurangi ketidakpastian industri hulu migas.

Pemerintah tidak lagi mengedepankan besarnya bagi hasil (split) untuk negara, tetapi lebih mendorong agar proyek migas dapat berjalan melalui pemberian insentif bagi beberapa Plan of Development (POD) yang selama ini dinilai tidak ekonomis oleh kontraktor.

"Harus kita sadari bahwa kejayaan migas telah berlalu, untuk itu pemerintah tidak lagi mengedepankan besarnya bagi hasil (split) untuk negara, tetapi lebih diarahkan mendorong agar proyek migas dapat berjalan melalui pemberian insentif bagi POD," ujar Arifin, Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Oleh karena itu, Menteri ESDM mengajak semua pihak bersama-sama terlibat aktif dalam usaha peningkatan produksi migas nasional dengan melakukan perubahan paradigma untuk industri hulu migas Indonesia agar bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya: Menteri ESDM: Harus Disadari, Kejayaan Migas Telah Berlalu

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini