Pemulihan Ekonomi Tergantung Seberapa Cepat Vaksinasi Covid-19

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Rabu 02 Desember 2020 20:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 320 2320533 pemulihan-ekonomi-tergantung-seberapa-cepat-vaksinasi-covid-19-ZQZzRr3ki8.jpg Vaksinasi Virus Corona Dilakukan 2021. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan pada dasarnya sektor retail tidak lepas dari pendekatan di mana kita harus menempatkan dana atau uang atau daya beli di setiap anggota masyarakat. Di mana saat ini, sekitar 55% sampai 60% ekonomi indonesia itu terkait dengan konsumsi domestik.

Dia melanjutkan, kita semua sudah melihat secara struktural telah terjadi beberapa keterbatasan di beberapa bulan awal krisis pandemi. Akan tetapi di bulan terakhir ini sudah terlihat perbaikan yang cukup signifikan.

Baca Juga: Vaksin Merah Putih Baru Bisa Digunakan Tahun Depan

"Namun apakah itu akan membawa pemulihan yang meluas atau growth base? Saya melihat ini sangat dibatasi secepat apa kita mengvaksinasi," ujarnya, di Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Pendiri Ancora Capital ini mengatakan, tentu dengan pendekatan di mana pemerintah bisa mengvaksinasi sekitar 300 ribu orang per hari maka setidaknya bisa mengvaksinasi sekitar 100 juta orang di 2021.

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 di 2021 Jadi Kabar Bahagia bagi Pengusaha

"Tapi sepengetahuan saya ini masih ada keterbatasan dari sisi ketersediaan vaksin. Itu mungkin yang sudah di konfrim oleh pemerintah belum mencapai 100 juta vaksin pada 2021," ucap dia.

Dengan demikian, dengan kenyataan bahwa sebenarnya Indonesia masih terbatas dengan fasilitas mengvaksinasi masyarakat luas maka nantinya akan berkorelasi sejauh mana Indonesia bisa memulihkan dunia usaha ritel. 

Sebagai informasi, Vaksin covid-19 buatan Indonesia siap digunakan tahun depan. Vaksin covid-19 buatan anak bangsa atau yang dikenal dengan nama vaksin merah putih dikembangkan oleh enam institusi, yakni Lembaga Eijkman Bandung, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Airlangga (Unair).

Baca Juga: Swasta Dilarang Impor Vaksin Covid-19, Ini Alasannya

“Dari enam institusi ini, ada tiga yang sudah mendekati uji praklinis vaksin pada hewan, yakni Lembaga Eijkman, UI, dan Unair. Dengan perkembangan ini, kemungkinan pada triwulan IV 2021, Vaksin Merah Putih sudah bisa diproduksi massal dan digunakan,” ujar Menteri Inovasi/Menristek Bambang PS Brodjonegoro

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini