Alokasi Dana Liburan Akhir Tahun yang Batal, Simak Caranya

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 02 Desember 2020 13:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 622 2320190 alokasi-dana-liburan-akhir-tahun-yang-batal-simak-caranya-MQFRD1xJYD.jpg Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah memutuskan memotong cuti bersama saat akhir tahun 2020. Terhitung sebanyak tiga hari kerja, yaitu tanggal 28, 29 dan 30 Desember, dibatalkan menjadi hari libur.

Kebijakan yang baru diumumkan pada Selasa 1 Desember 2020 itu mengundang polemik di sejumlah pihak. Pasalnya, banyak para pekerja yang sudah merencanakan liburan akhir tahun bersama sanak familinya.

Baca Juga: 8 Fakta Cuti Bersama Akhir 2020 Dipangkas 3 Hari, Nomor 5 Tergantung Perusahaan

Bagi Anda yang bingung mengalokasikan dana yang sudah dianggarkan untuk kebutuhan liburan, simak tips di sini. Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho memberikan kiat-kiat khusus dalam mengalihkan dana liburan Anda yang batal.

Andy mengimbau agar simpan uang tersebut ke dalam bentuk tabungan agar bisa digunakan pada musim liburan berikutnya. Nantinya, dana yang bisa digunakan pun akan semakin besar karena ada tambahannya dari uang yang sekarang disisihkan.

 

"Simpan dulu uangnya untuk digunakan pada musim liburan berikutnya. Justru dengan menabung dana yang ada maka dananya dapat diakumulasikan dengan dana untuk liburan berikutnya, sehingga dana untuk liburannya dapat makin besar," kata Andy kepada Okezone, Rabu (2/12/2020).

Menurut dia, dengan memiliki dana liburan yang bertambah, maka Anda bisa mengubah tujuan berlibur lebih jauh dari asalnya. Sebab, kini mempunyai uang tambahan yang telah disimpan akibat liburan akhir tahun batal.

"Sehingga kita bisa liburan lebih jauh lagi atau dengan akomodasi yang lebih baik," ujarnya.

Dia menyebut uang tersebut juga bisa diinvestasikan dengan cara menyimpannya di dalam deposito atau Anda belikan logam mulia.

"Untuk menyimpan dana liburan yang belum terpakai tadi bisa dalam bentuk rekening tabungan, deposito, ataupun dibelikan logam mulia," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini