6 Daftar Komoditas Ekspor Produk Perikanan Jagoan RI

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 320 2321194 6-daftar-komoditas-ekspor-produk-perikanan-jagoan-ri-DICyOtCjhw.jpg Ekspor-Impor Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Dikenal sebagai negara maritim, Indonesia memiliki komoditas ekspor produk perikanan yang beragam. Faktanya, Indonesia mampu mengekspor berbagai jenis produk perikanan ke berbagai negara.

Baca Juga: Jadi Menteri KKP Sementara, Mentan Cek Lapangan Masalah Ekspor Lobster

Dilansir dari postingan akun Instagram Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi @kemenkomarves pada Kamis (3/12/20), Komoditas ekspor produk perikanan Indonesia terdiri dari enam jenis yaitu Udang, Tuna, Cumi, Kepiting, Rumput Laut, dan Nila.

Baca Juga: KKP: Belum Ada Pengaduan Penyimpangan Ekspor Benih Lobster

Di antara enam komoditas ekspor tersebut, Udang menjadi produk ekspor dengan nilai tertinggi yaitu 37%. Kemudian diikuti oleh Tuna dengan 15%, Cumi 11%, Kepiting 8%, Rumput laut 7%, dan Nila 1%.

Kemenkomarves menuliskan, terdapat empat negara yang menjadi tujuan utama ekspor produk perikanan Indonesia. Negara-negara tersebut adalah Amerika, Tiongkok, Jepang, dan Malaysia.

“Dengan tujuan negara utama yaitu Amerika, Tiongkok, Jepang, dan Malaysia, produk perikanan udang mencapai 37% dari keseluruhan produ k yang ada,” tulis Kemenkomarves yang dikutip Okezone.

Sebelumnya, pemerintah melepas ekspor ikan tuna ke Korea Selata pada hari ini. Pelepasan ekspor ikan tuna ini dilakukan olehKementerian Perdagangan Bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Acara pelepasan ekspor ikan dari SRG juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pengembangan SRG sektor perikanan dan kelautan. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Bappebti dan Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP disaksikan oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

Baca Juga: Ekspor ke AS, RI Bisa Berjaya di Bidang Teknologi

“Seperti yang telah diterapkan di sektor pertanian, pelaksanaan SRG ini diharapkan dapat memberikan alternatif solusi bagi para nelayan dalam menghadapi fluktuasi harga ikan dan keterbatasan akses pembiayaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (27/11/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini