Terinfeksi Corona, Pemerintah Siapkan Vitamin untuk Industri Properti

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 470 2320914 terinfeksi-corona-pemerintah-siapkan-vitamin-untuk-industri-properti-gqNjSbxfqX.jpeg Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Pandemi virus corona (covid-19) membuat perekonomian Indonesia mengalami tekanan. Hal ini pun berpengaruh kepada beberapa sektor industri salah satunya adalah properti.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, sektor properti dengan perekonomian sangat berkaitan erat. Jika pertumbuhan ekonomi mengalami kenaikan, maka kinerja sektor properti ini juga ikut mengalami kenaikan.

Baca Juga: Lewat Bank Tanah, Investor Dapat Pinjaman Lahan Gratis 

"Kinerja sektor properti selalu berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi, artinya jika pertumbuhan ekonomi naik maka kinerja sektor properti akan ikut naik, begitu pun sebaliknya," ujarnya dalam acara Rakernas REI, Kamis (3/12/2020).

Penurunan ekonomi berdampak pada sektor properti. Oleh karena itu, pemerintah menyiapkan beberapa alternatif kebijakan untuk sektor properti. Misalnya saja skema subsidi dan intervensi pemerintah yang lebih tepat.

Baca Juga: Ada Bank Tanah, Biaya Bangun Rumah di Perkotaan Bisa Lebih Murah

"Antara lain kemungkinan penggunaan sisa anggaran skema SSB dan SBUM TA 2020, penggunaan tanah-tanah negara untuk pembangunan perumahan, pemanfaatan Tapera dan integrasinya dengan skema-skema pembiayaan perumahan lainnya, serta reformasi Perumnas," jelasnya.

Selain itu lanjut Ma'ruf, dirinya juga meminta agar pembangunan perumahan khususnya untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dilakukan dengan skema padat karya. Hal ini dilakukan dalam rangka upaya pemulihan ekonomi nasional yang mana erat kaitannya dengan penyerapan tenaga kerja.

"Selain itu, seluruh pembangunannya agar menggunakan bahan dan material material produksi dalam negeri dan bahkan bahan bangunan hasil industri lokal," kata Ma'ruf.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini