JAKARTA - Pemerintah melakukan pemetaan proses vaksinasi virus corona. Di mana vaksin Sinovac sebanyak 1,2 juta dosis telah tiba dari China menuju Jakarta.
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Selaku Wakil Ketua III Komite Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Muhadjir Effendy mengatakan, tujuan vaksinasi adalah menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid dan untuk mencapai kekebalan kelompok atau healt immunity terutama terkait ancaman Covid.
Baca Juga: Vaksin Covid-19 Bikin Ekonomi RI Mulai Tumbuh
"Mendorong produktivitas ekonomi dan meminimalisir dampak negatif dari akibat hibernasi ekonomi di negara kita," tuturnya, Jakarta, Senin (7/12/2020).
Kemudian sesuai rekomedasi prioritas vaksin yang akan diberikan kepada mereka garda terdepan. Seperti petugas medis, petugas non medis, TNI dan Polri. Kemudian kelompok berisiko tinggi pada pekerja.
Baca Juga: Ada 5 Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Tugasnya Ngapain?
"Termasuk pedagang pasar, pelayan toko, pramuniaga dan mereka yang ada di perusahaan, industri. Itu vakisnasi priortias," tuturnya.
Sebagai informasi, Pemerintah telah menerima sejumlah 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang diuji secara klinis di Kota Bandung sejak Agustus lalu. Jumlah tersebut akan terus meningkat seiring dengan kebutuhan penanganan pandemi di Indonesia.
"Hari ini pemerintah sudah menerima 1,2 juta dosis vaksin pencegah Covid-19. Vaksin ini buatan Sinovac yang kita uji secara klinis di Bandung sejak Agustus lalu," ujar Presiden Joko Widodo pada Minggu, 6 Desember 2020, sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Pemerintah juga tengah mengupayakan agar pada awal Januari 2021 mendatang, sebanyak 1,8 juta dosis vaksin lainnya bisa didatangkan. Hal tersebut tentunya menjadi sebuah kabar gembira bagi masyarakat.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.