Holding BUMN Pangan Rampung 2021, Anggotanya 16 Perusahaan

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 07 Desember 2020 18:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 07 320 2323332 holding-bumn-pangan-rampung-2021-anggotanya-16-perusahaan-eHsH1SYc7k.jpg Kementerian BUMN Rampungkan Holding BUMN Pangan pada 2021. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat pembentukan Holding BUMN Pangan akan direalisasikan pada 2021. Saat ini PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI selaku induk holding tengah menyiapkan sejumlah langkah persiapan.

Direktur Utama RNI Arief Prasetyo Adi mengatakan, pihaknya bersama dengan Kementerian BUMN melakukan pemerseroan sejumlah BUMN Pangan. Setelah pemerseroan difinalisasikan, Kementerian BUMN akan melakukan merger atau penggabungan perseroan yang memiliki bisnis serupa.

Dalam proses merger tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir, akan menyisakan 16 perusahan yang dijadikan sebagai anggota Holding.

Baca Juga: Erick Thohir: Tim Terbaik Susun Holding Asuransi

"Pemerintah dari Menteri BUMN, kemudian Wamen (Wakil Menteri BUMN) dalam hal ini untuk Holding BUMN pangan akan dibentuk sesegera mungkin. Di awal 2021, sudah terbentuk Holding Pangan yang saat ini sudah proses perseroan dari beberapa BUMN pangan yang ada, sudah kita kerjakan, dan proses setelah pemerseroan kita akan lanjutkan dengan merger beberapa BUMN Pangan yang sejenis bisnisnya," ujar Arief dalam sesi wawancara dengan sebuah stasiun TV, Senin (7/12/2020).

Proses yang akan dilakukan selanjutnya adalah melakukan in brand (merek) dari produk holding BUMN Pangan tersebut. Ke depannya, manajemen Holding juga akan membuat master plan yang menyajikan semua kontribusi anggota BUMN Pangan sehingga ada sinergi dan konektivitas semua lini bisnis sektor pangan dari hulu ke hilir yang terdiri atas 16 perusahaan tersebut.

Baca Juga: Sah, Jokowi Beri Restu Pembentukan Holding Aviasi dan Pariwisata

"Jadi nanti kita akan buat suatu master plan, di mana, dari proses input hingga hilir harus menyajikan semua kontribusi dari BUMN pangan hari ini. Contoh ada Pertani dan Sang Hyang Seri bidangnya hampir sama, di mana, bekerja untuk memproduksi benih. Dan satunya lagi memproduksi seperti padi," kata dia.

Sebelumnya, Erick Thohir menegaskan, Ihwal komoditas yang menjadi fokus Holding Pangan yang dipimpin RNI adalah beras, jagung, gula, ayam, sapi kambing, ikan, cabe, bawang merah, dan garam.

"Ini yang kita fokuskan yang dikelola oleh BUMN pangan. strukturnya alhamdulillah kemarin sudah disetujui di mana, RNI menjadi (induk) holdingnya lalu," ujar Erick.

Erick juga mengungkapkan, struktur klaster pangan sudah disetujui. Di mana RNI menjadi induk atau holding. Adapun RNI akan membawakan beberapa BUMN seperti PT Berdikari (Persero), PT Perikanan Nusantara (Persero) (Perinus), Perum Perikanan Indonesia (Perindo), dan PT Pertani (Persero). Selanjutnya PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Garam (Persero), PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), dan PT Bhanda Ghara Reksa (Persero).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini