Indeks Dolar Menguat Usai Aksi Ambil Untung

Rabu 09 Desember 2020 07:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 09 320 2324242 indeks-dolar-menguat-usai-aksi-ambil-untung-qFBCvnUWKA.jpg Dolar AS (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA – Indeks dolar menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dalam perdagangan yang berombak, mengambil jeda dari aksi jual yang membawanya ke level terendah dalam lebih dari 2,5 tahun pekan lalu, sementara sterling tergelincir ketika investor menunggu hasil pembicaraan kesepakatan perdagangan Brexit.

Indeks dolar yang melacak nilai greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,1% menjadi 90,95. Sepanjang tahun ini, dolar telah jatuh hampir enam%, sejalan dengan kinerja tahunan terlemahnya sejak 2017.

Baca juga: Dolar AS Naik Tipis saat Pembicaraan Brexit Terhenti

"Stimulus moneter dan fiskal yang kami lihat akan mencerminkan dunia dan itu mengarah pada dolar yang lebih lemah dan seharusnya bagus untuk mata uang berisiko dan mata uang pasar berkembang," kata Presiden dan Kepala Investasi di Merk Investments Axel Merk melansir Antara, Rabu (9/12/2020).

Berita vaksin positif dari Johnson and Johnson dan Pfizer Inc mendukung ekuitas dan meningkatkan selera risiko, tetapi dolar mempertahankan posisinya sendiri. Data sentimen ekonomi positif dari Jerman mengangkat euro di awal sesi, tetapi terakhir datar menjadi sedikit lebih rendah di 1,2104 dolar

 

Sentimen investor Jerman melonjak lebih dari yang diharapkan pada Desember di tengah ekspektasi bahwa vaksin melawan virus corona akan meningkatkan prospek ekonomi terbesar di Eropa itu.

Lembaga penelitian ekonomi ZEW mengatakan survei sentimen ekonomi investor naik ke 55,0 dari 39,0 di bulan sebelumnya. Sebuah jajak pendapat Reuters memperkirakan angka di 45,5. Sepanjang tahun ini, euro telah menguat sekitar delapan% terhadap greenback.

Sementara itu, investor terus fokus pada pembicaraan kesepakatan perdagangan Brexit. Dengan hanya tiga minggu tersisa bagi Inggris untuk sepenuhnya menyelesaikan jalan keluarnya dari Uni Eropa, para pemimpin telah gagal mempersempit perbedaan pada kesepakatan perdagangan pasca-Brexit.

Pound meskipun memangkas kerugian sebelumnya dan secara singkat muncul ke wilayah positif setelah Inggris mengatakan telah mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa tentang bagaimana mengelola perbatasan Irlandia-Irlandia Utara.

Terhadap dolar, pound terakhir turun 0,2% menjadi 1,3354 dolar. Pound juga 0,1% lebih rendah terhadap euro, yang naik menjadi 90,63 pence.

Dolar juga menguat 0,1% terhadap yen pada 104,16 yen, tetapi turun 0,2% versus franc Swiss menjadi 0,8893 franc.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini