Pernikahan Harmonis Finansial, Intip 5 Caranya

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Rabu 09 Desember 2020 20:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 09 622 2324768 pernikahan-harmonis-finansial-intip-5-caranya-bNi48Thpkv.jpg Personal Finance (Shutterstock)

JAKARTA – Sebelum melakukan pernikahan, kondisi finansial biasa dibicarakan dengan terbuka bagi sepasang kekasih. Hal itu bertujuan untuk menghindari diri dari kesulitan yang kemungkinan menimpa keuangan mereka.

Pakar finansial dan pernikahan seringkali mendesak sepasang kekasih untuk mendiskusikan keuangan secara terbuka dan jujur sebelum menikah. Apakah pasangan tersebut menggabungkan akan keuangan mereka setelah menikah akan tergantung pada situasi tertentu.

 Baca juga: Merasa Boros? Begini 4 Cara Ubah Kebiasaan Belanja Berlebihan

Dilansir dari Real Simple, Jakarta, Rabu (9/12/2020), pro dan kontra akan terjadi ketika sepasang pengantin baru akan menggabungkan keuangan mereka. Para ahli keuangan pun setuju dengan kejadian tersebut. Namun, ada 5 hal yang perlu dipelajari untuk mengatasi permasalahan tersebut.

1. Tidak Ada Waktu yang Tepat untuk Menggabungkan Keuangan

Seorang perencana keuangan bernama SoFi mengatakanmengatakan tidak ada waktu yang benar atau salah untuk mempertimbangkan membuka rekening bank bersama atau mengeluarkan kartu kredit baru bersama-sama. Jika ingin membukanya itu merupakan hak bagi mereka.

Itu berarti berbagi rekening tabungan dengan pasangan memiliki kesulitan dan keuntungan yang sama karena akan ada risiko dari suatu keputusan yang diambil.

2. Jalin Komunikasi

Jika merasa tidak nyaman dengan kondisi keuangan, disarankan melakukan percakapan jujur tentang kondisi keuangan pribadi.

 Baca juga: Menabung Sejak Dini, 70% Pelajar Ditargetkan Punya Rekening Bank

Direktur Pendidikan Publik di Experian, Rodd Griffin mengatakan bahwa ketika menikah harus membuka secara lebar kepada pasangan mengenai kondisi keuangan yang dimiliki untuk dibicarakan satu sama lain. Hal tersebut untuk menghindari masalah yang akan datang di kemudian hari.

Griffin mengatakan bahwa selama percakapan awal inilah seseorang ingin mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana pasangannya memandang keuangan sehingga bisa berada di halaman yang sama.

“Sangat penting bagi Anda berdua untuk melihat riwayat kredit pribadi Anda, nilai kredit Anda, dan memastikan kondisinya baik,” kata Griffin. Dengan percakapan tersebut, seseorang dan pasangannya akan dapat menentukan tujuan keuangan bersama dan independen.

3. Rekening Bank Bersama

Beberapa orang merasa akan berbagi utang kartu kredit ketika membuka rekening bersama-sama. Namun, Anastasio mengatakan terdapat juga banyak manfaat dengan membuka rekening bank gabungan.

“Dengan menggabungkan keuangan Anda, Anda dan pasangan Anda dapat menciptakan sistem check and balances untuk memastikan Anda menabung di jalur yang tepat untuk memenuhi tujuan gabungan Anda,” katanya.

Keuntungan yang didapat pun bukan hanya berbentuk uang. Dia kembali menjelaskan, sebuah studi menunjukkan kalau pasangan yang membuka rekening bank gabungan akan lebih bahagia dalam hubungannya.

4. Potensi Kerugian untuk Diketahui

Terlepas dari semua keuntungannya, tetap penting untuk waspada terhadap potensi jebakan sehingga kerugian dapat dihindari saat menggabungkan kehidupan dan keuangan dengan pasangan.

“Salah satu potensi kerugian dari rekening bank gabungan adalah bahwa hal itu mungkin terasa sangat berbeda dari apa yang Anda lakukan di masa lalu karena terasa lebih dibatasi. Berbagi akun pengelolaan uang bisa jadi rumit jika Anda tidak menganggarkan sebelumnya dengan mitra Anda,” kata Anastasio.

Griffin mengatakan, dengan melakukan percakapan ini akan membantu sebuah pasangan untuk mengatasi masalah dengan nilai kredit dan hutang yang ada, yang akan menjadi penting ketika mereka menggabungkan keuangan. Sementara daya beli untuk pengeluaran besar seperti rumah atau mobil kemungkinan akan meningkat, pemberi pinjaman akan melihat setiap riwayat kredit yang ada.

5. Ketahui Pilihan Bersama

Cara Anda mendekati uang dapat memiliki banyak bentuk, dan Griffin mengatakan dia telah melihat segala macam metode.

“Beberapa pasangan akan memiliki semua rekening kredit mereka sebagai rekening bersama, mereka akan memiliki rekening bank bersama, dan mereka akan mengatur keuangan mereka bersama ,” katanya.

Griifin juga menjelaskan bahwa orang lain mungkin memiliki satu rekening bersama di tempat mereka membayar biaya utama dan memisahkan rekening untuk diri mereka sendiri untuk jenis biaya lain. Mereka akan membagi tanggung jawab keuangan rumah tangga dan membayarnya dari rekening terpisah.

Anastasio menegaskan bahwa setelah memutuskan keinginan bersama, menjaga komunikasi reguler tentang situasi keuangan bersama sangat perlu dilakukan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini