Bank Syariah Indonesia, Nama Baru Hasil Merger 3 Bank Syariah BUMN

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 11 Desember 2020 10:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 11 278 2325658 bank-syariah-indonesia-nama-baru-hasil-merger-3-bank-syariah-bumn-rAKHXz7Ake.jpg Bank Syariah Indonesia (Foto: Okezone)

JAKARTA - Rencana penggabungan usaha PT Bank BRIsyariah Tbk. (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan PT Bank BNI Syariah (BNIS) kian dimatangkan.

Hari ini, perubahan Ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha (merger) yang memuat tambahan penjelasan ihwal struktur, nama, dan logo bank baru telah dilakukan.

Baca Juga: Merger, Bank Syariah Indonesia Terealisasi Februari 2021 

Publikasi Perubahan Ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha dilakukan sesuai regulasi yang berlaku dan mengikuti persetujuan regulator.Bilamana seluruh prosesnya telah tuntas dan persetujuan dan regulator-regulator terkait telah diperoleh, sesuai dengan Perubahan Ringkasan Rencana Merger yang disampaikan, Bank Hasil Penggabungan akan bernama PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

Nama ini akan digunakan secara efektif oleh PT Bank BRIsyariah Tbk selaku Bank Yang Menerima Penggabungan. Perubahan nama tersebut juga diikuti denganpergantian logo.

 

Kantor pusat Bank Hasil Penggabungan akan berada di Jl. Abdul Muis No. 2-4, Jakarta Pusat, yang sebelumnya merupakan kantor pusat BRIS.

“Kehadiran Bank Syariah Indonesia akan menjadi tonggak kebangkitan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, entitas baru ini tentu memerlukan identitas yang kuat dan Direksi yang berpengalaman untuk menjalankan operasionalnya. Dengan Direksi yang akan diisi oleh orang-orang berpengalaman di bidangnya, visi Bank Syariah Indonesia untuk menjadi salah satu bank syariah terbesar di dunia akan semakin mantap dan yakin bisa kita wujudkan,” ujar Ketua Project Management Office Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah BUMN Hery Gunandi di Jakarta, Jumat (11/12/2020).

Bank Hasil Penggabungan akan melakukan kegiatan usaha pasca merger di kantor pusat, cabang, dan unit eksisting yang sebelumnya dimiliki BRIsyariah, Bank Syariah Mandiri, serta BNI Syariah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini