Betapa antusias melihat catatan harian transaksi belasan trilin rupiah dan lebih dari satu juta transaksi saham, sekarang dimana dua pertiganya sumbangsih dari para investor ritel. Investor ritel semakin perkasa, baik dari kepemilikan saham maupun transaksi.
Sepanjang 2020, investor domestik cenderung mendominasi perdagangan, tak heran, investor ritel domestik justru menjadi penopang IHSG selama 2020.
Dari sisi transaksi, investor ritel domestik juga mendominasi total nilai transaksi pada Januari hingga Oktober 2020 mencapai 44,3%, disusul investor institusi domestik sebesar 21,7% dan investor institusi asing sebesar 34%.
Tak hanya itu, jumlah investor saham naik signifikan dengan pertumbuhan 400.000 investor baru, sehingga mencapai lebih dari 1,5 juta investor saham tahun ini. Pertumbuhan kuantitas investor ternyata juga dibarengi dengan kualitas investor yang aktif bertransaksi setiap harinya.
Sebelumnya rata-rata investor yang aktif melakukan transaksi di kisaran 50.000 – 60.000 investor. Pada Juni 2020, ada kenaikan hampir 100% dengan jumlah tertinggi mencapai 112.000 investor. Secara rata-rata, investor aktif harian pada 2020 naik 37% mencapai 75.000 investor per hari.
Melihat lebih dalam ke nilai perputaran transaksi per tahun dibanding dengan kapitalisasi pasar di BEI atau sering disebut dengan transaction velocity, investor ritel mencatatkan angka 117,1% sementara institusi sebesar 20,6%. Artinya, investor ritel 5,7 kali lebih aktif daripada investor institusi.
Tidak dapat dipungkiri, kebanggaan pada status baru yang disematkan sebagai seorang ‘invetor’ membuat seseorang menjalani hari hari dengan positif dan optimis. Bisa dikatakan paradigma bahwa investasi bukan hanya kebutuhan tapi keniscayaan, sudah merupakan pilihan.
Inilah saatnya investor ritel domestik merajai pasar modal Tanah Air dan menjadi bagian yang ikut aktif berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia.
Muhammad Evan Prathama Nusantoro, Mahasiswa SBM ITB
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.