Pengembang Diminta Tak Asal-asalan Bangun Rumah!

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 13 Desember 2020 17:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 13 470 2326722 pengembang-diminta-tak-asal-asalan-bangun-rumah-upWYnheods.jpg Rumah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian PUPR tetap optimis Program Sejuta Rumah diperkirakan dapat mencapai angka 900.000 unit. Tercatat, hingga awal Desember 2020, realisasi Program Sejuta Rumah telah mencapai 777.708 unit dari target 900.000 unit rumah.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, pembangunan rumah yang dibangun oleh Kementerian PUPR yakni melalui pembangunan rumah swadaya dan Dana Alokasi Khusus (DAK) perumahan sebanyak 128.356 unit. Selanjutnya adalah pembangunan rumah yang dilaksanakan oleh Kementerian lain sebanyak 51.136 unit.

Baca Juga: Ada Covid-19, 777.708 Unit Rumah Murah Terbangun

Pemerintah daerah pun ditambahkan Khalawi ikut serta dalam pembangunan rumah sebanyak 32.758 unit. Sedangkan para pengembang perumahan juga tetap bersemangat membangun hunian layak bagi masyarakat.

"Kami mencatat pembangunan rumah yang dilaksanakan oleh pengembang perumahan adalah 365.816 unit. Kami harap pengembang perumahan bisa lebih bersemangat karena rumah layak huni sangat dibutuhkan oleh masyarakat," katanya seperti dilansir situs resmi Kementerian PUPR, Jakarta, Minggu (13/12/2020).

Lebih lanjut, Khalawi menerangkan, sumber capaian Program Sejuta Rumah juga berasal dari Corporate Social Responsibilty (CSR) perusahaan swasta. Jumlah rumah yang terbangun dari hasil CSR tercatat 3.590 unit dan masyarakat secara mandiri adalah 2.818 unit.

Selain menyerap tenaga kerja, Khalawi mengatakan setidaknya ada ratusan industri yang akan bergerak guna menyuplai kebutuhan proyek pembangunan rumah.

“Perumahan menjadi salah satu sektor utama dalam upaya pemulihan perekonomian nasional, terutama untuk penggunaan material yang diproduksi di dalam negeri,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini